Rekaman CCTV Bongkar Aksi Bejat Pria di Palembang Rudapaksa Tetangga Disabilitas
Keluarga korban laporkan pria di Palembang ke polisi usai rekaman CCTV tunjukkan aksi bejat terhadap disabilitas
Nusantaraterkini.co, PALEMBANG - Rekaman kamera CCTV rumah membongkar aksi bejat seorang pria berinisial AM, yang diduga tega merudapaksa tetangganya sendiri, HM (45) seorang penderita kebutuhan khusus.
Kasus ini resmi dilaporkan oleh kakak kandung korban, Rohiman, ke Polrestabes Palembang pada, Jumat (19/6/2026).
"Awalnya warga pak yang memberi tahu bahwa adik saya diperkosa oleh terlapor. Tetapi saya tidak langsung percaya," ujarnya.
Rohiman mengakui, sengaja memasang CCTV di ruang tamu rumah karena curiga atas laporan warga.
Kecurigaan itu terbukti, saat ia melihat rekaman kejadian pada, Selasa (16/6/2026) sekitar pukul 05.14 WIB di Jalan R Sukamto, Lorong Rawa Bening, Kelurahan Pipa Reja, Kecamatan Kemuning, Palembang, ketika korban sedang sendirian.
"Saya pasang CCTV pak di ruang tamu. Saat itu kami tidak ada rumah, korban sendiri. Lalu ketika pulang ke rumah, saya mencoba melihat rekaman CCTV dan ternyata benar pak adik saya diperkosa," ungkapnya.
Saat diajak bicara secara perlahan setelah kejadian itu, korban yang memiliki keterbatasan tersebut akhirnya mengaku jika tindakan keji terlapor ternyata sudah dilakukan berulang kali.
"Adik saya ini penderita kebutuhan terbatas, tetapi jika pelan-pelan diajak bicara bisa. Saat itu kami bujuk untuk cerita dan mengaku sudah 6 kali terlapor melakukan perbuatan itu," jelasnya.
Ia mengatakan jika pihak keluarga sangat berharap pihak kepolisian dapat segera bertindak tegas dan menangkap pelaku atas perbuatan asusila tersebut.
"Oleh itulah pak kami melapor kesini. Berharap atas laporan kami dia ditangkap," katanya
Sementara itu, Pamapta Polrestabes Palembang yang menerima laporan, Ipda Ammar membenarkan adanya pengaduan tersebut dan menyatakan kasus ini sudah diserahkan ke unit khusus.
"Laporan sudah diterima dan akan segera ditindaklanjuti oleh petugas Satreskrim Polestabes Palembang Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) untuk melakukan penyelidikan," pungkasnya.
(Tia/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
SEPAKBOLAPersijap Takluk 1-2 dari Persib, Mario Lemos Akui Timnya Buat Kesalahan
Rozie Winata·Beberapa detik yang lalu -
EKONOMIAwali Pekan, Harga Emas Antam Terkoreksi Rp10.000 Jadi Rp2.628.000 per Gram
Rozie Winata·39 menit yang lalu -
SUMSELKorupsi Irigasi, Mantan Anggota DPRD Muara Enim Divonis 4 Tahun
Herman Saleh Harahap·52 menit yang lalu -
NASIONALGREAT Institute: Prabowo Tegaskan Perubahan Dukungan terhadap Palestina dari Kuat Menjadi Semakin Kuat
Rozie Winata·57 menit yang lalu -
NASIONALLantik 14 Pejabat Kemenkeu, Suahasil Tekankan Optimasi Penerimaan
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
PENDIDIKANTangkal Radikalisme, Densus 88 Dukung Pembatasan Gawai Kemenag
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
KOTA MEDANZakiyuddin Harahap Minta Hima Lubis Dorong Aksi Sosial
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
SEPAKBOLAPSMS Bantai Persiku 6-0, Kadispora Sumut Ngaku Takjub
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
KRIMINALKomplotan Pencurian Invetaris Palembang Golf Club Diciduk, Dua Masih Buron
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
POLITIKRUU Pemilu, Hensa Ingatkan Threshold Jangan Mengabaikan Suara Pemilih
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan