Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Maling Satroni Rumah ASN di Tanjung Raja, Gasak Emas 23 Suku dan Uang Tunai Rp20 Juta

Editor:  Rozie Winata
Reporter: Adetia Purwaningsih
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Rumah milik Sri Yuni Astuti seorang ASN di Tanjung Raja yang disatroni maling. (Foto: istimewa)

Nusantaraterkini.co, OGAN ILIRSeorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Ogan Ilir kehilangan 23 suku emas (151,1 gram) serta uang tunai Rp20 juta setelah rumahnya di Desa Tanjung Raja Selatan dibobol pencuri saat ditinggal menghadiri acara keluarga di Palembang, Minggu (1/2/2026).

Kepala Desa Tanjung Raja Selatan, Maya Fathul menyebutkan, peristiwa pembobolan rumah milik Sri Yuni Astuti tersebut baru diketahui korban sekitar pukul 20.00 WIB saat kembali ke rumah.

Baca Juga : Berawal dari Adu Mulut, Seorang Suami di Paluta Tega Bakar Istri Menggunakan Pertamax ​

"Pemilik rumah sedang pergi ke Palembang, untuk menghadiri acara ruwahan keluarga," ungkap Maya dalam keterangan tertulis yang diterima, Senin (2/2/2026).

Baca Juga : Grebek Sarang Narkoba, Polsek Sunggal Amankan Tiga Pelaku Narkoba

Maya mengungkapkan jika korban mengalami kerugian cukup besar, karena perhiasan emas yang dibawa kabur pelaku juga mencakup milik orang tuanya yang dititipkan di sana.

"Belum tahu kapan dimalingnya, tapi yang jelas ketahuan kemalingan itu, saat korban pulang dari Palembang," ungkapnya.

Baca Juga : 17 Bulan Buron, DPO Pencurian Motor di Ogan Ilir Diringkus

Korban yang bertugas di Kelurahan Tanjung Raja Timur itu langsung melaporkan musibah tersebut ke Polsek Tanjung Raja setelah menyadari harta bendanya raib.

Polres Ogan Ilir merespons laporan tersebut dengan menurunkan tim identifikasi ke lokasi kejadian guna melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mencari jejak pelaku.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif guna mengungkap identitas pelaku yang menyatroni rumah abdi negara tersebut.

(Tia/nusantaraterkini.co)