Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Krisis BBM di Padangsidimpuan, Pedagang Kecil Mengeluh

Editor:  Rozie Winata
Reporter: Rizal Oloan Nasution
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Salah satu pedagang bakso telur yang terdampak krisis BBM di Padangsidimpuan. (Foto: Rizal Oloan Nasution/Nusantaraterkini.co)

Nusantaraterkini.co, PADANGSIDIMPUANPedagang kecil di Kota Padangsidimpuan mengeluhkan krisis Bahan Bakar Minyak (BBM) yang sedang terjadi di sana. 

Salah satunya disampaikan seorang pedagang bakso telur di Jalan Stamiang, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan bernama Ari, Senin (2/2/2026). 

Baca Juga : BBM Langka 4 Hari Berturut-turut, Warga Padangsidimpuan Rela Antre Sejak Pagi hingga Malam ​

Ari mengatakan, semenjak kelangkaan BBM di Padangsidimpuan, ia harus membeli minyak eceran pertalite seharga Rp25 ribu per liter. 

Baca Juga : Stok BBM Cukup, tapi SPBU di Medan Ramai Antrean

"Saya isi hari ini, besok bisa habis karena berkeliling jualan. Harga minyak per liter itu terlalu besar menurut saya. Kelangkaan ini terdampak kayak saya gini pedagang bakso telur," katanya. 

Kondisi ini ditambah sulit, karena bahan sembako untuk dagangannya yang juga naik yang tentu akan berdampak pada dagangannya.

Baca Juga : Harga Pertalite di Padangsidimpuan Tembus Rp25 Ribu, Warga Antre 3 KM demi BBM

Untuk itu, Ari berharap harga BBM di Padangsidimpuan bisa kembali normal menjelang masuknya bulan suci Ramadan. 

Baca Juga : BBM di Padangsidimpuan Kembali Langka, Warga Berharap Agar Cepat Normal Lagi

"Karena harga itu terlalu tinggi untuk eceran pertalite sampai Rp25 ribu per liter," keluhannya. 

(ron/nusantaraterkini.co)