Puluhan Desa di Sumatera Terhapus dari Peta Akibat Banjir Bandang
Banjir bandang menghapus 22 desa di Sumatera. Mendagri Tito sebut birokrasi lumpuh dan pemerintah siapkan langkah pemulihan darurat.
Nusantaraterkini.co,JAKARTA-Krisis kemanusiaan di Pulau Sumatera mencapai titik kritis setelah bencana banjir bandang dilaporkan menghapus keberadaan puluhan desa. Dalam keterangannya di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Senin (29/12/2025), Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengungkapkan skala kerusakan masif yang tidak hanya menghancurkan infrastruktur, tetapi juga melumpuhkan total birokrasi di tingkat akar rumput.
โBerdasarkan pemutakhiran data otoritas pusat, tercatat sedikitnya 22 desa dinyatakan hilang tersapu air bah dengan sebaran kerusakan paling parah berada di wilayah Serambi Mekkah.
Baca Juga : Banjir Bandang Susulan Terjang Agam, Lumpur dan Material Kayu Kembali Hantam Permukiman
"Data kami menunjukkan bahwa ada desa yang hilang itu totalnya 22, di mana di Aceh ada 13 hilang atau rusak, di Sumatera Utara ada delapan, dan Sumatera Barat ada satu," ujar Tito, seperti dilansir RMOL.
โSelain hilangnya pemukiman, dampak bencana ini meluas pada lumpuhnya layanan publik di 1.580 desa. Ribuan kantor desa tidak lagi mampu beroperasi secara fungsional, terutama di kawasan Aceh Utara dan Aceh Tamiang.
Menanggapi situasi darurat administrasi ini, pemerintah pusat berencana menerjunkan lebih dari seribu personel dari IPDN pada awal Januari mendatang guna mengaktifkan kembali roda pemerintahan yang sempat terhenti.
โ
Terkait langkah pemulihan tersebut, Tito Karnavian menegaskan bahwa tugas mereka dua, satu adalah membantu pemerintah desa-desa untuk administrasi desa, dan yang kedua adalah membantu untuk menghidupkan kembali pemerintahan desa-desa yang ada itu.
Baca Juga : Hampir 90 Persen Sekolah di Aceh Tamiang Terendam Banjir
"Kehadiran para personel ini diharapkan mampu menjadi tulang punggung pemulihan birokrasi di tengah masa tanggap darurat yang masih berlangsun," pungkasnya.
(Emn/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
-
HUKUM DAN KRIMINALKejagung Geledah 6 Lokasi Kasus Korupsi Tambang Nikel Sultra, Sita Uang Rp11,8 Miliar
hendra·1 jam yang lalu -
NEWS VIDEOKetua DPD Terima Delegasi Tatarstan, Jajaki Peluang Kerja Sama Ekonomi Indonesia-Rusia
Fadli Tara·1 jam yang lalu -
SUMSELDPR RI Soroti Rendahnya Penyerapan KUR di Sumsel dan Dorong Percepatan Kawasan Industri
hendra·1 jam yang lalu -
NEWSBobby Nasution Diminta Hentikan Sementara Proyek Turap Sungai di Tapteng, Besi Berkarat Jadi Sorotan
hendra·2 jam yang lalu -
NEWSPemkab Nias Selatan Finalisasi Ranperda Perlindungan Lahan Pertanian, Ini 5 Poin Penting Hasil FGD
hendra·2 jam yang lalu -
EKONOMIKetua DPD Ajak Daerah Jajaki Peluang Kerja Sama Ekonomi dengan Tatarstan Rusia
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
KESEHATANRSUD Pirngadi Medan Mulai Layani Penanganan Kateterisasi Jantung
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
NEWS VIDEOPemerintah Angkat PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Rekrutmen CPNS Dibuka November 2026
Fadli Tara·3 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALNasional Institut Desak Kapolri Ungkap Mastermind di Balik Penyadapan Presiden Prabowo
Rozie Winata·4 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan