Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Puskesmas Cubadak Tetapkan Strategi Baru dan Fokus Penanggulangan PTM pada 2026 ​

Editor:  Herman Saleh Harahap
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Kepala Puskesmas Cubadak Ners Gusti Amrita SKep, menjelaskan, bahwa fondasi utama dari pergerakan tahun ini adalah komitmen kolektif seluruh tenaga kesehatan, Sabtu (24/1/2026).(foto:istimewa)

Nusantaraterkini.coPASAMANPuskesmas Cubadak, Kabupaten Pasaman, Sumatra Barat, secara resmi mengumumkan langkah-langkah strategis dan program prioritas untuk tahun anggaran 2026. Dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat, pihak manajemen menekankan pentingnya sinergi internal dan pemetaan wilayah yang lebih akurat.

​Kepala Puskesmas Cubadak Ners Gusti Amrita SKep, menjelaskan, bahwa fondasi utama dari pergerakan tahun ini adalah komitmen kolektif seluruh tenaga kesehatan. Menurutnya, kesepakatan internal menjadi kunci agar seluruh target yang telah ditetapkan dapat tercapai dengan maksimal. Selain itu, Puskesmas juga menerapkan sistem manajemen berbasis matriks pembinaan daerah untuk memastikan setiap wilayah mendapatkan penanganan yang tepat sasaran.

Baca Juga : Tidur Setelah Sahur: Aman atau Justru Berisiko bagi Kesehatan?

"Strategi atau langkah-langkah yang akan kita ambil pada tahun ini yang pertama yaitu tentunya harus ada komitmen dulu, harus ada komitmen internal antara sesama pemegang program ataupun semua tenaga kesehatan yang ada di Puskesmas Cubadak untuk bisa lebih baik lagi meningkatkan mutu pelayanan lagi kepada masyarakat," ujar Gusti Amrita, di Cubadak, Sabtu (24/1/2026).

Baca Juga : Tak Banyak yang Tahu, Ini 10 Manfaat Makan Wortel Mentah untuk Kesehatan

​Dalam pelaksanaannya, Puskesmas Cubadak mengadopsi siklus manajemen P1 (Perencanaan), P2 (Penggerakan/Pelaksanaan), dan P3 (Pengawasan, Pengendalian, dan Penilaian). Setiap penanggung jawab program diwajibkan menyusun Plan of Action (PoA) yang detail, mencakup frekuensi kegiatan, volume kerja, hingga kolaborasi antar-program.

Penyakit Tidak Menular

Baca Juga : Gandeng Tim Kesehatan Puskesmas, Lapas Bagansiapiapi Lakukan Pemeriksaan Kesehatan WBP

​Terkait prioritas kesehatan masyarakat, Puskesmas Cubadak mengalihkan fokus utama tahun ini pada penanganan Penyakit Tidak Menular (PTM). Keputusan ini diambil setelah melakukan analisa mendalam terhadap laporan dari bidan desa serta data kunjungan pasien di unit rawat inap dan Gawat Darurat yang menunjukkan tren peningkatan kasus serius di tengah masyarakat.

Baca Juga : Banjir Lumpuhkan 87 Rumah Sakit, Menkes Pastikan Seluruh Layanan Pulih 100 Persen

​"Untuk tahun 2026 ini program prioritas yang kita ambil untuk Puskesmas Cubadak itu PTM, Penyakit Tidak Menular. Ini berdasarkan analisa atau berdasarkan cakupan laporan dari bidan desa kita dan juga berdasarkan kejadian yang ada di rawat inap kita ataupun UGD kita, banyak yang tiba-tiba masyarakat kita yang terkena gula darahnya tinggi atau stroke ataupun tiba-tiba tekanan darahnya tinggi," ungkap Kepala Puskesmas, dalam acara podcast Cubadak Rindu, yang merupakan singkatan dari cubadak bincang kesehatan dengan ahli dan lintas sektor terintegrasi terpadu.

Gusti Amrita berharap, langkah ini dapat menekan angka fatalitas akibat PTM, yang saat ini diakui sebagai salah satu penyebab kematian utama. "Sekaligus memperkuat koordinasi dengan para pemangku kepentingan terkait di wilayah Cubadak," tambahnya.

Baca Juga : LPSK dan Komnas HAM Didesak Kawal Kasus Penganiayaan Lansia di Pasaman

Dalam kesempatan tersebut, Gusti Amrita, menegaskan, meski Puskesmas Cubadak memprioritaskan program PTM, pihaknya tidak mengenyampingkan program lainnya. "Dan dipastikan program kesehatan lainnya juga akan tetap berjalan sesuai dengan standarnya," pungkasnya.

Baca Juga : Kebut Pasaman Bangkit, Bupati Welly Lantik 22 Pejabat Baru di Lingkungan Pemkab Pasaman

(Emn/Nusantaraterkini.co)