Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Progres SLHS Capai 72 Persen, Dinkes Sumsel Kebut Sertifikasi Satuan Pelayanan Gizi

Editor:  Fadli Tara
Reporter: Adetia Purwaningsih
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!

Nusantaraterkini.co, PALEMBANG - Dinas Kesehatan Sumatera Selatan mencatat 72 persen Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) telah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi untuk menjamin keamanan pangan program Makan Bergizi Gratis tahun 2026.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Sumsel, Dedy Irawan menyebut capaian ini merupakan peningkatan pesat dibandingkan bulan Oktober lalu yang baru menyentuh angka 30 persen.

Baca Juga : Pemerintah Diminta Tak Tergesa-gesa Tambah Cakupan Penerima MBG

"Mudah-mudahan nanti lebih cepat lagi sehingga semuanya bisa punya SLHS, karena berdasarkan arahan Badan Gizi Nasional, SPPG sudah harus memilikinya sebelum beroperasional," ujar Dedy saat diwawancarai di ruang kerjanya, Kamis (15/1/2026).

Untuk mendapatkan sertifikat tersebut setiap unit wajib memenuhi tiga syarat utama yakni sertifikasi penjamah makanan, skor inspeksi kesehatan lingkungan di atas 80 persen, serta hasil uji lab yang bebas bakteri E. coli.

"Penerapan SLHS ini sangat krusial untuk mencegah risiko kontaminasi dan keracunan makanan, khususnya pada pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis nanti," jelasnya.

Baca Juga : Standar Layanan SPPG Didorong Diperkuat Sebelum MBG Digelar Serentak 2026

Meskipun progres berjalan cepat, kendala utama di lapangan masih berpusat pada masalah sarana prasarana seperti ketersediaan sumber air bersih dan sistem pengolahan limbah di beberapa daerah.

"Kami tidak menolak pengajuan, tetapi memberikan rekomendasi perbaikan bagi SPPG yang belum memenuhi syarat agar bisa dilakukan asesmen ulang hingga sertifikat bisa diterbitkan," tegasnya.

Dari total 503 SPPG, sebanyak 142 SPPG di Sumsel masih dalam proses verifikasi guna memastikan seluruh layanan siap beroperasi dengan standar keamanan pangan yang ketat pada tahun depan.

"Harapannya, dengan percepatan SLHS ini, keamanan pangan MBG di 2026 benar-benar terjaga dan tidak ada lagi kasus keracunan makanan," ucap dia.

Baca Juga : Komisi IX Soroti Kualitas Menu MBG yang Disajikan kepada Peserta Didik

Rincian SPPG dengan SLHS Terbit per Kabupaten/Kota

Kota Palembang: 97 SLHS Terbit
Kabupaten OKI: 35 SLHS Terbit
Kabupaten Ogan Ilir: 30 SLHS Terbit
Kabupaten Muara Enim: 22 SLHS Terbit
Kabupaten Musi Rawas: 22 SLHS Terbit
Kabupaten Banyuasin: 20 SLHS Terbit
Kabupaten Musi Banyuasin: 19 SLHS Terbit
Kota Lubuk Linggau: 18 SLHS Terbit
Kabupaten OKU: 11 SLHS Terbit
Kabupaten Lahat: 11 SLHS Terbit
Kabupaten Empat Lawang: 11 SLHS Terbit
Kota Pagar Alam: 6 SLHS Terbit
Kota Prabumulih: 6 SLHS Terbit
Kabupaten Pali: 3 SLHS Terbit
Kabupaten Muaratara: 0 SLHS Terbit

Total keseluruhan SPPG di Provinsi Sumatera Selatan yang telah memiliki SLHS Terbit adalah sebanyak 361 sertifikat dari total 503 SPPG yang sudah operasional.

(adp/nusantaraterkini.co)