Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Kedua paslon yakni Ridwan Kamil-Suswono dan Pramono-Rano di Pilkada dinilai bisa mengadopsi program makan bergizi gratis sebagai program unggulan mereka dalam menarik simpati dan dukungan warga saat kampanye.
Hal ini disampaikan Pengamat Politik Universitas Al Azhar Ujang Komarudin mengomentari pernyataan Pramono dan Ridwan Kamil yang akan mengikuti program makan siang gratis jika terpilih menjadi Gubernur/Wakil Gubernur Jakarta.
Baca Juga : Kejenuhan Dinilai jadi Pemicu Angka Golput di Pilkada Serentak 2024 Tinggi
"Ya memang begitu kan di kita ini mengikuti namanya ATM (Amati, Tiru dan Modifikasi) artinya, program yang sukses, unggul serta diminati rakyat itu pasti diadopsi dan ditiru oleh paslon yang ikut Pilkada," katanya kepada Nusantaraterkini.co, Selasa (29/10/2024).
Baca Juga : Gerindra Hormati Hasil Rekapitulasi KPU Jakarta
Ujang menuturkan, semua orang tahu makan bergizi gratis dari Prabowo menjadi salah satu program unggulan yang diminati oleh publik atau rakyat, sehingga mendapatkan kemenangan.
Karena itu, kira-kira Ridwan Kamil-Suswono dan Pramono -Rano Karno tahu persis, program itu disambut publik maupun rakyat akhirnya ditiru dan diadopsi serta bakal dijadikan program di Pemprov Jakarta.
Baca Juga : Senator Tekankan Langkah Antisipatif Cegah Pungli Makan Siang Gratis
"Jadi, saya melihatnya sesuatu yang positif dan bagus ketika APBD untuk rakyat dengan makan bergizi gratis. Karena untuk makan bergizi gratis membantu masyarakat miskin, membantu anak-anak biar tumbuh sehat, cerdas serta kuat dan itu bisa menjadi investasi sumber daya manusia kedepan," ujarnya.
Baca Juga : Cak Imin: Makanan Bergizi Rp 10 Ribu Telah Melalui Simulasi Matang
"Jadi, kembali lagi saya melihatnya hal-hal bagus saja ketika dua paslon di Pilkada Jakarta mengadopsi program Prabowo di Pilpres karena disukai publik atau rakyat dan untuk mendapatkan simpati serta dukungan warga Jakarta harus mengadopsi program bergizi gratis itu," tegasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Gerindra Rahayu Saraswati mengapresiasi usulan Pramono Anung dan Ridwan Kamil yang menjanjikan program makan gratis saat debat kedua Pilkada Jakarta.
Baca Juga : Ridwan Kamil Dikabarkan Digugat Cerai Atalia Praratya di PA Bandung
“Tentunya ini kami tanggapi dengan baik,” katanya.
Baca Juga : Bareskrim Polri Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Lisa Mariana Terkait Kasus Ridwan Kamil
Wakil Ketua Komisi VII DPR itu menganggap janji kedua calon pemimpin Jakarta itu sebagai validasi dibutuhkannya program makan bergizi yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.
“Kami menganggap bahwa ini ada dukungan terhadap program Pak Prabowo untuk makan gizi gratis,” ujarnya.
Rahayu berharap, siapapun yang terpilih sebagai Gubernur Jakarta dapat menjalankan program tersebut sebaik mungkin. Ia membuka kerja sama dengan pemerintah Jakarta untuk mengucurkan anggaran mereka guna menambah kuota makanan bagi anak-anak dan ibu hamil di Jakarta.
Kemarin, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta menggelar debat kedua Pilkada Jakarta di Beach City International Stadium, Jakarta Utara. Ajang adu gagasan dengan tema “Ekonomi dan Kesejahteraan Sosial” itu dihadiri oleh tiga pasangan calon (paslon yakni Ridwan Kamil-Suswono, Dharma Pongrekun-Kun Wardana, dan Pramono Anung-Rano Karno.
Pada sesi penyampaian visi dan misi, baik Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) maupun Pramono Anung-Rano Karno berjanji akan memberikan makan gratis untuk warga Jakarta.
Pramono, dalam paparan visi dan misinya mengatakan akan menyediakan sarapan sehat gratis bagi anak-anak sekolah. Sebagai seorang yang berasal dari keluarga sederhana, kata Pramono, dia tahu apa yang dibutuhkan oleh warga Jakarta.
Dia pun berjanji akan menunjang program Makan Bergizi Gratis Presiden Prabowo Subianto. "Kami akan menunjang program yang dilakukan oleh pemerintah pusat oleh Presiden Prabowo Subianto, yaitu makan siang gratis," kata Pram.
Di lain pihak, rivalnya yakni Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) mengutarakan janji yang senada.
"Makan gratis bersama program Pak Prabowo kami akan jaga, kami akan tambahkan makanan gratis untuk segmen-segmen tertentu yang membutuhkan di Jakarta,” ujar Ridwan Kamil.
(cw1/Nusantaraterkini.co)
