Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Polisi Grebek Kandang Ayam yang Dijadikan Gudang Ganja, 18 Kg Disita

Ringkus Dua Orang dan Buru FS

Polrestabes Medan menggerebek kandang ayam yang dijadikan gudang ganja di Deliserdang. Dua orang ditangkap dan 18 kg ganja disita.

Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan membongkar sindikat peredaran narkotika yang menggunakan kandang ayam sebagai tempat penyimpanan atau gudang ganja, Rabu (28/10/2026).(foto: istimewa)
Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan membongkar sindikat peredaran narkotika yang menggunakan kandang ayam sebagai tempat penyimpanan atau gudang ganja, Rabu (28/10/2026).(foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, ​ — Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan membongkar sindikat peredaran yang menggunakan kandang ayam sebagai tempat penyimpanan atau , Rabu (28/10/2026). Dalam penggerebekan tersebut, petugas meringkus dua pemuda serta menyita barang bukti sebanyak 18 kilogram ganja kering.

​Pengungkapan kasus ini bermula dari penangkapan tersangka berinisial MF (28), warga Jalan Cinta Karya, Kecamatan Polonia, di parkiran sebuah restoran cepat saji di Jalan AH Nasution, Medan. Dari tangan pelaku, polisi menyita 2 ons ganja yang rencananya akan diedarkan di Kota Medan.

​“Setelah penangkapan, kami lakukan pengembangan dan meringkus satu orang lagi yakni DS (19) warga Jalan Bajak V Medan. DS, kami ringkus di Jalan Brigjen Katamso, dan saat itu kami menyita 1 kilogram ganja dari tangan yang bersangkutan. MF dan DS sendiri, merupakan dua sahabat sejak kecil,” ungkap Kasatresnarkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha SH SIK MIP, Jumat (30/10/2026).

​Berdasarkan hasil pengembangan dari tersangka DS, lanjutnya, penyidik kemudian melacak lokasi penyimpanan utama barang haram tersebut. Petugas bergerak menuju sebuah bangunan kandang ayam yang terletak terpencil dari pemukiman warga di Desa Marindal 1, Kecamatan Patumbak, Kabupaten .

​“Dari kandang ayam, kami temukan barang bukti tambahan 17 kilogram ganja, yang disimpan di dalam safety box. Secara kasat mata, dari luar kandang ayam ini bahkan terlihat seperti rumah biasa, ini memang cara para pelaku mengkamuflasekan bisnis haram mereka,” tambah Rafli.

Berdasarkan penyelidikan kepolisian, sindikat ini telah menjalankan bisnis terlarangnya selama tiga bulan terakhir dengan pasokan ganja yang didatangkan langsung dari Aceh. Saat ini, polisi masih memburu satu orang lagi berinisial FS yang diduga berperan sebagai pengendali jaringan tersebut.

​“Kami pastikan FS akan kami ringkus dalam waktu dekat, tidak akan ada ruang bagi pelaku narkoba. Anda boleh saja menemui seribu cara untuk mengedarkan narkoba, tapi kami juga punya seribu cara untuk meringkus anda. Mari sama – sama kita pulihkan para pengguna narkoba, kita putus mata rantai bandar narkoba, Polisi bersama masyarakat,” pungkasnya.

(Emn/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait