Polres Muba Bongkar Kilang Minyak Ilegal di Keluang, 50 Ribu Liter BBM Disita
Polres Muba Bongkar Kilang Minyak Ilegal di Keluang, 50 Ribu Liter BBM Disita
Nusantaraterkini.co, MUSI BANYUASIN - Satreskrim Polres Musi Banyuasin membongkar aktivitas penyulingan minyak ilegal (illegal refinery) di RT 008 Dusun IV, Desa Dawas, Kecamatan Keluang, Kabupaten Musi Banyuasin, Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 19.30 WIB.
Kapolres Musi Banyuasin, AKBP Ruri Prastowo menyebut jika dalam pengungkapan tempat pengolahan minyak mentah tanpa izin usaha resmi tersebut, petugas mengamankan total sekitar 50.000 liter cairan minyak di lokasi kejadian.
“Rincian barang bukti yang disita meliputi sekitar 21.000 liter minyak bumi mentah, 9.000 liter cairan diduga bensin hasil olahan, serta 20.000 liter cairan diduga solar hasil olahan,” ujar AKBP Ruri Prastowo dalam keterangan tertulis yang diterima, Minggu (26/7/2026).
Selain barang bukti minyak, petugas memasang garis polisi (police line) dan menyita peralatan penyulingan tradisional seperti blower, mesin penyedot, selang, tangki penampungan, serta tedmond.
Ia mengatakan jika penyidik telah mengamankan area, melakukan olah TKP, serta memeriksa sejumlah pihak termasuk pemilik tempat dan saksi-saksi guna mendalami status hukum yang akan ditentukan melalui gelar perkara.
Kasus ini diselidiki berdasarkan dugaan pelanggaran Pasal 53 UU RI No. 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diubah melalui UU RI No. 6 Tahun 2023 jo. Pasal 20 UU RI No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP.
Ia menegaskan jajarannya tidak akan memberikan ruang bagi praktik usaha hilir migas tanpa izin di wilayah hukumnya.
"Proses hukum terhadap perkara ini akan kami laksanakan secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan," tegasnya.
Saat ini penyidik Satreskrim Polres Muba masih melengkapi alat bukti dan berkoordinasi dengan instansi terkait.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol. Nandang Mu'min Wijaya menyampaikan komitmen kepolisian dalam mengawal penegakan hukum di sektor energi nasional hingga tuntas.
Polda Sumsel mengimbau masyarakat untuk melapor jika mengetahui praktik illegal refinery demi mendukung tata kelola energi yang legal dan berkelanjutan.
"Kami akan menindak tegas setiap aktivitas usaha hilir migas yang tidak memiliki izin resmi karena berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat, merusak lingkungan, serta menimbulkan kerugian negara," pungkasnya.
(Tia/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
SUMSELPerkuat Ekosistem Peternak Mikro, Bulog Sumsel Babel Salurkan 1.252 Ton Jagung SPHP
hendra·1 menit yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALBareskrim Tetapkan Mantan Kabag Monitoring Jadi Tersangka Baru Kasus Penyadapan Ilegal
hendra·18 menit yang lalu -
NEWSAbdul Fickar Desak Dugaan Penyadapan Presiden Diusut Tuntas: Bongkar Aktor di Baliknya!
hendra·43 menit yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALKapolri Bentuk Tim Khusus Usut Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Kabareskrim Jadi Komandan
hendra·1 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALDemi Judi Online, Karyawan Maskapai Penerbangan Diduga Nekat Gelapkan Uang Perusahaan Rp689 Juta
hendra·1 jam yang lalu -
NEWSDPD Perkuat Perjuangan Aspirasi Daerah melalui Legislasi, Pengawasan dan Dialog Publik
hendra·2 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALPerkelahian Berujung Maut, Cemburu dan Alkohol Picu Penembakan Pratu Ferischal
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALPratu Bintang Menangis di Persidangan, Baru Sadar Terdakwa Adalah Seniornya
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
NEWSKapolri Luncurkan I-GHAS 24/7, Perkuat Pengawasan Buronan Internasional di Perbatasan
hendra·3 jam yang lalu -
NEWS VIDEOHercules Rosario Sebut Penyadapan terhadap Presiden RI Masuk Tindakan Makar dan Pengkhianat Negara
3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan