Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Polda Sumut Ajukan Pemblokiran 365 Situs Judol ke Komdigi

pengajuan pemblokiran ini merupakan langkah strategis untuk menciptakan ruang digital yang aman dan bersih

Ilustrasi. (Foto: istockphoto)
Ilustrasi. (Foto: istockphoto)
A A

, MEDAN - Direktorat Reserse Siber (Ditressiber) Polda Sumatera Utara (Sumut) mengajukan 365 kepada Kementerian Komunikasi Digital () untuk mendukung program nasional 100 hari Asta Cita yang dimulai sejak 28 Oktober hingga 3 Desember 2024.

Setiap hari, Ditressiber aktif melaporkan dan mengajukan 5 hingga 15 tautan link yang terindikasi terlibat aktivitas ilegal tersebut untuk dilakukan pemblokiran.

Kabid Humas Polda Sumut menjelaskan, pengajuan pemblokiran ini merupakan langkah strategis untuk menciptakan ruang digital yang aman dan bersih dari pengaruh negatif perjudian online.

"Polisi tidak akan memberi ruang bagi pelaku judi online. Langkah ini adalah bentuk komitmen mendukung program Asta Cita dan menjaga masyarakat dari dampak buruk perjudian,” ujarnya, Rabu (4/12/2024). 

Hadi menyebutkan, upaya ini merupakan bentuk sinergi dengan pemerintah pusat untuk menindak segala bentuk kejahatan siber.

"Penyidik mengajukan pemblokiran itu ke Kominfo, seterusnya merekalah yang akan melakukannya. Data berapa jumlah situs yang sudah diblokir berdasarkan ajuan Polda Sumut silahkan kawan-kawan cek ke Kominfo, karena hingga saat ini kami belum mendapatkan feedbacknya," terangnya.

Karena itu Hadi mengimbau masyarakat untuk turut berperan dalam pemberantasan judi online dengan melaporkan situs-situs mencurigakan.

“Dukungan masyarakat sangat penting. Jika ada yang menemukan situs judi, laporkan kepada kami agar bisa segera ditindaklanjuti,” tegasnya.

Dengan pengajuan ratusan ini, Polda Sumut berharap dapat memutus rantai aktivitas ilegal yang kerap merugikan masyarakat.

Selain itu, langkah ini menjadi bagian dari gerakan nasional yang didorong Presiden RI untuk menjadikan ruang digital Indonesia lebih aman dan kondusif bagi perkembangan generasi masa depan.

(zie/)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait