Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

PKB-NasDem Dikabarkan Gabung ke Prabowo, Pengamat: Kans Anies Maju di Pilkada DKI Jakarta Tipis

Editor:  Rozie Winata
Reporter: Luki Setiawan
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Jamiluddin Ritonga (Foto: istimewa)

PKB-NasDem Dikabarkan Gabung ke Prabowo, Pengamat: Kans Anies Maju di Pilkada DKI Jakarta Tipis

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Anies Baswedan dikabarkan bakal maju kembali di Pilkada DKI Jakarta pada November 2024.

Baca Juga : DPR Desak Pemerintah Investigasi Independen Kematian Alfarisi di Rutan Medaeng

Namun peluang Anies untuk maju kemungkinan bakal tipis mengingat partai politik Koalisi Perubahan, PKB dan Nasdem kemungkinan bakal masuk koalisi pemerintah Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka

Baca Juga : PKB ke Ketum Bahlil Lahadalia soal Koalisi Permanen: Baiknya Fokus Bencana Sumatera Dulu

“PKB dan Nasdem berpeluang besar masuk ke pemerintahan Prabowo,” kata analis politik dari Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga, Senin (8/4/2024).

Menurutnya, jika Nasdem dan PKB merapat ke kubu pemerintah, maka kedua partai politik itu akan mendorong calon kepala daerah dari Koalisi Indonesia Maju.

Baca Juga : Istri Laporkan Anggota DPR RI ke MKD, Dugaan KDRT hingga Pelanggaran Kode Etik Mengemuka

"Bila hal itu terjadi, maka PKB dan Nasdem tampaknya akan lebih nyaman berkoalisi dengan partai pendukung Prabowo-Gibran dalam mengusung Jakarta 1,” katanya.

Baca Juga : MPR Dorong Penguatan Peran Perempuan dalam Pelestarian Budaya Nasional

Jamiluddin mengatakan, hanya satu partai yang solid di Koalisi Perubahan yakni PKS. Namun untuk mengusung Anies maju Pilgub Jakarta 2024 dirasa kurang memenuhi kuota 25 persen dari kursi DPRD.

"Ini artinya, hanya tinggal PKS yang mengusung Anies. Hal itu tentu tidak cukup untuk mengusung Anies. Masalahnya, apakah Anies juga mau ikut kontestasi Jakarta 1,” pungkasnya.

Baca Juga : Prabowo Kumpulkan Calon Anggota Kabinet, Bahas Isu Geopolitik hingga Ekonomi

(cw1/nusantaraterkini.co)