MPR Dorong Penguatan Peran Perempuan dalam Pelestarian Budaya Nasional
MPR mendorong penguatan peran perempuan dalam pelestarian budaya nasional guna mencegah kepunahan bahasa, ritual adat, dan seni tradisi.
Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan peran perempuan sebagai bagian dari langkah strategis pelestarian budaya nasional.
“Secara tradisi sejatinya perempuan memiliki peran sentral dalam pelestarian budaya dengan mewarisi nilai-nilai adat kepada generasi penerus sejak di lingkungan keluarga,” kata Lestari Moerdijat, Sabtu (10/1/2026).
Baca Juga : Fenomena Anak Jalanan dan Kesenjangan Gender Masih Jadi Tantangan di Sumut
Menurut Lestari, pelibatan perempuan dalam upaya pelestarian budaya semakin mendesak mengingat ancaman kepunahan budaya nasional yang kian nyata.
Data UNESCO dalam Atlas of the World’s Languages in Danger (2024) mencatat, dari 718 bahasa daerah yang teridentifikasi di Indonesia, 139 bahasa masuk kategori terancam punah.
Baca Juga : Ketimpangan Gender di Sumut Masih Jadi Tantangan, Kadis P3AKB Soroti Kesehatan dan Pemberdayaan Perempuan
Sementara itu, Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya Kemdikbudristek (2024) mencatat bahwa 134 ritual atau upacara adat skala besar terancam tidak terselenggara lagi karena biaya yang mahal, kompleksitas pelaksanaan, serta penghulu adat (tetua pelaksana) yang semakin menua.
Selain itu, Asosiasi Dalang Indonesia (PEPADI) pada 2023 melaporkan bahwa dari 58 jenis Wayang Nusantara (selain Wayang Kulit Purwa Jawa), sekitar 23 jenis berada dalam kondisi sangat terancam akibat minimnya penonton dan lemahnya regenerasi dalang.
Rerie, sapaan akrab Lestari, berpendapat bahwa langkah nyata untuk menjawab sejumlah tantangan tersebut harus segera direalisasikan.
Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI itu mendorong agar para pemangku kepentingan di tingkat pusat dan daerah mampu membangun kolaborasi yang kuat untuk mewujudkan mekanisme pelestarian budaya yang berkelanjutan.
Menurut Rerie, potensi perempuan dalam mentransformasikan nilai-nilai budaya sejak dini di lingkungan keluarga harus menjadi bagian dari langkah pelestarian yang berkesinambungan tersebut.
Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu berharap, berbagai ancaman kepunahan budaya nasional dapat segera dijawab oleh pihak-pihak terkait melalui langkah-langkah strategis, demi tetap lestarinya budaya luhur warisan para pendahulu bangsa.
(Cw1/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KRIMINALDalih Kasihan karena Korban Yatim, Guru SMP di Situbondo Diduga Cabuli Siswinya
hendra·1 jam yang lalu -
SUMUTDeteksi Dini Peredaran Narkoba, Rutan Kelas IIB Tarutung Razia Kamar Hunian WBP
Fadli Tara·2 jam yang lalu -
-
SUMSELJaga Keselamatan 3,2 Juta Penumpang, PT KAI Divre III dan BPKARSS Intensifkan Perawatan Jalur LRT Sumsel
hendra·3 jam yang lalu -
KRIMINALTerungkap! Pemilik Rumah Penyimpan 101 Burung Dilindungi Ternyata Paman Terpidana Perdagangan Satwa
hendra·3 jam yang lalu -
KRIMINALBawa 106 Gram Ganja, Residivis Narkoba 59 Tahun Diciduk Polres Pematangsiantar
hendra·4 jam yang lalu -
KRIMINALTerbongkar! 101 Burung Langka Disimpan di Rumah Medan Deli, 11 Ditemukan Mati: Pemilik Diburu
hendra·4 jam yang lalu -
NEWSUsai Sidak Ombudsman, Miras hingga Alat Fitness di Lapas Cibinong Menghilang, Kemenimipas Turun Tangan Selidiki
hendra·5 jam yang lalu -
SEPAKBOLAJelang Indonesia Vs Malaysia, John Herdman Ungkap Kondisi 3 Pemain Kunci
hendra·5 jam yang lalu -
Semua berita sudah ditampilkan