Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Perkuat Konektivitas: Prabowo Subianto Resmikan Lima Proyek Infrastruktur Nasional, Satu di Medan

Editor:  Herman Saleh Harahap
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Presiden Prabowo Subianto di peresmian operasional lima proyek infrastruktur nasional di Kabupaten Bantul, Rabu (19/11/2025).(Foto: Youtube Sekretariat Presiden)

Nusantaraterkini.co,BANTUL – Presiden Prabowo Subianto secara serentak meresmikan operasional lima proyek infrastruktur nasional yang tersebar di lima provinsi, dalam sebuah acara yang dipusatkan di Jembatan Kabanaran, Kabupaten Bantul, Rabu (19/11/2025).

Peresmian yang dilakukan secara hibrida (gabungan fisik dan virtual) ini menandai komitmen pemerintah dalam memperkuat konektivitas wilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sektor pariwisata.

Baca Juga : Underpass Gatot Subroto Medan Telan Anggaran Rp 217 Miliar, Ditarget Selesai September 

​Kelima proyek strategis yang diresmikan meliputi Jembatan Kabanaran di Bantul, Underpass Gatot Subroto di Medan, Underpass Joglo di Surakarta, Flyover Cangguk di Magelang, serta Jembatan Sambas Besar di Kalimantan Barat. Titik utama peresmian dilaksanakan langsung oleh Presiden Prabowo di bentangan Jembatan Kabanaran yang melintasi Sungai Progo.

​Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Kabanaran memiliki peran krusial tidak hanya sebagai penghubung antar wilayah, namun juga sebagai pembuka akses menuju kawasan pariwisata dan budaya yang potensial di selatan Jawa.

"Infrastruktur ini diharapkan mempermudah konektivitas, mempermudah akses ke daerah yang begitu indah, penting dalam budaya Jawa, dan penuh spiritualitas. Kita mendukung rencana-rencana pembangunan kawasan ini untuk pariwisata," ujar Prabowo di hadapan para undangan, seperti dilansir RMOL.

Baca Juga : Membedah Underpass Terpanjang di Indonesia, Hubungkan Pansela Jateng dan DIY 

​Kepala Negara menyoroti sektor pariwisata sebagai mesin devisa dan penyerap tenaga kerja yang signifikan. Ia turut mengapresiasi kenaikan kinerja sektor ini. "Kita harus mendorong pariwisata. Alhamdulillah, tahun ini pariwisata kita meningkat 20 persen, ini salah satu peningkatan yang sangat berarti dalam perkembangan ekonomi kita," tambahnya, sembari menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menyelesaikan proyek infrastruktur nasional tersebut, serta berpesan agar fasilitas yang dibangun dirawat dengan sebaik-baiknya.

​Jembatan Kabanaran sendiri, yang sebelumnya dikenal sebagai Jembatan Pandansimo, merupakan bagian vital dari jalur Lintas Pantai Selatan (Pansela) Jawa. Proyek bernilai investasi Rp863,72 miliar ini membentang sepanjang 2,3 kilometer dan telah dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum sejak tahun 2022 hingga rampung pada Juni 2025. Desain arsitektur jembatan ini memadukan unsur kearifan lokal, seperti ornamen gunungan, rumah joglo, dan motif batik, menjadikannya ikon baru di jalur Pansela.

​Penyelesaian Jembatan Kabanaran semakin mendekatkan target Pansela Jawa yang direncanakan mencapai 1.500 kilometer. Hingga saat ini, sekitar 1.300 kilometer jalur strategis tersebut telah selesai dibangun, sementara 250 kilometer sisanya masih dalam tahap penyelesaian. Prosesi peresmian lima infrastruktur nasional ini secara simbolis ditandai dengan penekanan tombol sirene dan penandatanganan prasasti oleh Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga : Bobby Nasution Resmikan Underpass HM Yamin, Diharapkan Urai Macet dan Tingkatkan Mobilitas Warga 

​Turut hadir dalam agenda penting ini sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk Sri Sultan Hamengkubuwono X, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

(*/Nusantaraterkini.co)