Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Pemerintah Diminta Percepatan Rekonstruksi Jembatan Jalan Nasional Ambruk Banda Aceh-Medan Pasca Banjir Bandang

Editor:  Herman Saleh Harahap
Reporter: Luki Setiawan
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Ruslan M Daud (foto:istimewa)

Nusantaraterkini.co,JAKARTA – Anggota Komisi V DPR Ruslan M Daud meminta pemerintah mempercepat pembangunan jembatan nasional Banda Aceh–Medan di Gampong Manyang Cut, Kecamatan Meureudu, Pidie Jaya, Aceh, ambruk setelah diterjang banjir besar pada Rabu (27/11/2025). Pasalnya, putusnya jembatan tersebut menyebabkan jalur utama transportasi antarprovinsi lumpuh total dan mengganggu mobilitas masyarakat serta distribusi logistik.

“Putusnya jembatan jalan nasional ini tentunya membuat jalur distribusi terhambat. Kami meminta agar dilakukan percepatan pembangunan jembatan sehingga proses distribusi dan penyaluran bantuan dapat dilakukan,” ujar Ruslan M Daud, Senin (8/12/2025).

Baca Juga : Update Korban Banjir & Longsor Sumatera: 940 Meninggal, 265 Masih Hilang

“Kita berharap jembatan darurat yang sedang dikerjakan ini dapat segera rampung. Masyarakat sangat bergantung pada akses ini untuk mobilitas harian, distribusi kebutuhan pokok, hingga pelayanan kesehatan. Jalur Banda Aceh–Medan adalah nadi transportasi Aceh, tidak boleh terhenti terlalu lama,” sambung Ruslan.

Berdasarkan Dashboard Penanganan Darurat Banjir dan Longsor Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat per Senin (8/12/2025), sedikitnya 199 fasilitas kesehatan dilaporkan rusak. Bencana tersebut juga menyebabkan 929 orang meninggal, 274 orang hilang, dan 5.000 orang terluka.

Ruslan menegaskan bahwa keberadaan jembatan nasional tidak hanya sebagai penghubung wilayah, tetapi juga penopang utama kegiatan ekonomi, pengiriman bantuan darurat, dan akses pelayanan publik. Menurutnya, putusnya jembatan telah memperlambat pengangkutan logistik penting, termasuk obat-obatan dan perlengkapan medis bagi masyarakat yang membutuhkan rujukan cepat ke fasilitas kesehatan yang lebih lengkap.

Karena itu, ia meminta Kementerian PU mempercepat penyelesaian jembatan darurat sekaligus menyiapkan percepatan pembangunan jembatan permanen. “Kita ingin pekerjaan ini ditangani dengan cepat, tepat, dan aman. Setelah jembatan darurat berfungsi, pembangunan jembatan permanen harus segera dimulai agar masyarakat kembali memiliki akses yang kuat dan tahan bencana,” tegas legislator dapil Aceh ini.

Baca Juga : Pakar Kebencanaan: Banjir dan Longsor di Sumatera Layak Ditetapkan Status Bencana Nasional

Ia juga mengapresiasi respons cepat Kementerian PU dan berharap koordinasi lintas sektor tetap terjaga agar jalur strategis nasional tersebut dapat segera normal kembali. 

(Cw1/Nusantaraterkini.co)