Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Hutama Karya Genjot JTTS Tembus 1.160 Kilometer, BAKN DPR RI Sorot Dampak Ekonomi

Hutama Karya targetkan pembangunan JTTS capai 1.160 km, BAKN DPR RI sorot pentingnya integrasi ekonomi daerah

Kondisi Gerbang Tol Kayu Agung, Sumsel. foto: hutama karya. (Foto: istimewa)
Kondisi Gerbang Tol Kayu Agung, Sumsel. foto: hutama karya. (Foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, RIAU - PT (Persero) menargetkan pengembangan Jalan () terus berlanjut setelah mencatatkan progres pembangunan fisik sepanjang 1.160 kilometer dengan sekitar 982 kilometer di antaranya telah beroperasi.

Direktur Operasi III , Iwan Hermawan menegaskan komitmen perusahaan dalam menjaga tata kelola dan kualitas infrastruktur demi memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

"Setiap ruas yang tersambung membawa harapan agar masyarakat dapat menjangkau keluarga dengan lebih mudah dan pelaku usaha memiliki akses pasar yang lebih luas," ujar Iwan dalam keterangan yang diterima, Minggu (4/10/2026).

Iwan menegaskan kesiapan perusahaan dalam melanjutkan ekspansi infrastruktur secara berkelanjutan.

"Melalui kesiapan pendanaan alternatif dan koridor lanjutan seperti ruas Jambiโ€“Rengat serta Pekanbaruโ€“Padang, kami berkomitmen menghadirkan konektivitas yang memperkuat pemerataan ekonomi dan daya saing daerah," tegasnya.

Sebelumnya, pernyataan tersebut disampaikan di hadapan Badan Akuntabilitas Keuangan Negara Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia () dalam rangka penelaahan tata kelola proyek strategis nasional pada, Jumโ€™at (2/10/2026).

Menanggapi paparan tersebut, Ketua , Andreas Eddy Susetyo, menekankan pentingnya evaluasi yang terukur terhadap efektivitas proyek.

"Efektivitasnya perlu dilihat dari kualitas pelayanan serta kontribusinya terhadap kelancaran transportasi dan kegiatan ekonomi masyarakat," kata Andreas.

Senada dengan hal tersebut, Anggota BAKN DPR RI, Herman Khaeron, turut menyoroti pentingnya integrasi jalur tol dengan simpul-simpul pertumbuhan ekonomi daerah.

Dengan konektivitas yang terintegrasi, kemudahan transportasi tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan para pelaku usaha untuk memperlancar distribusi dan memperluas pasar di wilayah Sumatra.

"Akses jalan tol perlu terhubung dengan kawasan industri, sentra produksi, dan simpul logistik," pungkasnya.

(Tia/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait