nusantaraterkini.co, MEDAN - Sebuah video memperlihatkan seorang penjaga konter pulsa bernama Muhammad Khadafi Chaniago (20), warga Jalan Tennis Rantau Utara Labuhan Batu mengalami penganiayaan oleh seorang pria viral di media sosial.
Dalam narasi video viral yang di lihat nusantaraterkini.co milik akun Facebook Tembung City, disebut kalau pria berbadan kekar tersebut memaksa penjaga konter pulsa untuk top up e-money gratis.
Baca Juga : 8 ASN Pemko Tanjungbalai Dipecat, Ini Kasusnya
Peristiwa itu bermula saat korban sedang menjaga konter pulsa FG Ponsel yang berada di jalan Tuba II, Kelurahan TSM III, Kecamatan Medan Denai pada Sabtu (13/4/2025) sekitar pukul 02.00 WIB.
Namun tiba-tiba datang seorang pria berbadan kekar mengenakan singket dan membawa sebatang kayu mendatangi konter tersebut.
Kedatangan pria itu untuk meminta top up e-money gratis pada korban. Namun korban enggan memberikan.
Baca Juga : Ngaku Bisa Luluskan Casis Polisi, Pria di Binjai Tipu 2 Warga: Pelaku Sebut Kenal Pejabat Polri
Kesal permintaannya tidak dipenuhi, pelaku nekat melakukan kekerasan dengan cara memukul korban memakai kayu panjang. Bukan itu saja, pelaku juga sempat melempar kursi plastik ke arah korban.
Korban sempat ketakutan dan menangis, namun pelaku terus memukulnya dengan sebatang kayu.
Aksi penganiayaan itu terhenti saat seorang pria paruh baya datang ke konter. Saat itu juga pelaku langsung meninggalkan korban.
Atas peristiwa tersebut, korban pun langsung melaporkan tindakan kekerasan itu ke Polsek Medan Area.
Kapolsek Medan Area, AKP Dwi Himawan Chandra mengatakan jika korban sudah melaporkan kejadian tersebut.
“Korban sudah melaporkan aksi penganiayaan itu. Usai penganiayaan itu, korban mengalami luka memar di tangan sebelah kiri. Saat ini kita masih melakukan penyelidikan atas peristiwa itu," katanya, Selasa (15/4/2025)
(Dra/nusantaraterkini.co).
