Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Dorong UMKM Naik Kelas, Kemenparekraf Bersama Komisi VII DPR RI Perkuat Ekosistem Creative Hub Simalungun

Dorong UMKM Naik Kelas, Kemenparekraf Bersama Komisi VII DPR RI Perkuat Ekosistem Creative Hub Simalungun

A A

Nusantaraterkini.co,  - Semangat membangkitkan ekonomi kerakyatan dan kawasan Danau Toba kembali digaungkan.

Kementerian dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bersama Komisi VII DPR RI menggelar workshop pengembangan ekonomi kreatif di Hotel Atsari Parapat, Kabupaten , pada Senin, (24/11/ 2026).

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mendukung pengaktifan Creative Hub Simalungun melalui kolaborasi lintas sektor yang melibatkan pusat, daerah, serta para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah () lokal.

Dalam sambutannya, Kepala Bidang Pengembangan Produk Pariwisata, Dian Pratiwi, menekankan pentingnya membangun fondasi bisnis yang kokoh bagi para pelaku usaha di daerah. Ia mengajak para peserta untuk memperkuat literasi bisnis, memahami tata kelola keuangan yang benar, serta memulai usaha dengan langkah-langkah yang tepat.

"Bagaimana kita belajar literasi bisnis ekonomi kreatif, membawa sektor ini lebih maju, membangun kolaborasi yang kuat, serta mengelola keuangan bisnis dan memulai usaha dengan benar," ujar Dian Pratiwi di hadapan para pelaku ekraf.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Ekonomi Kreatif atas dukungannya. Tercatat secara data , saat ini sudah ada lebih dari 2.000 pelaku yang tersebar di 21 subsektor ekonomi kreatif di Kabupaten Simalungun yang terus didorong untuk naik kelas, termasuk melalui fasilitasi legalitas seperti NIB, PIRT, hingga HAKI (Hak Kekayaan Intelektual).

Perwakilan Kementerian Ekonomi Kreatif (Kepala Perencanaan Keuangan) yang turut hadir dalam acara tersebut menegaskan pentingnya mewujudkan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Pihaknya mendorong agar para pelaku UMKM semakin peduli terhadap kekayaan intelektual (HAKI) dan kualitas produk mereka. Kolaborasi aktif dengan pemerintah daerah serta instansi terkait sangat dibutuhkan agar para pelaku usaha dapat memperluas wawasan, meningkatkan daya saing, dan mengembangkan kualitas produk secara optimal.

Sementara itu, anggota Komisi VII DPR RI, Bane Raja Manalu, memberikan motivasi membakar semangat kepada para peserta. Ia menyoroti bahwa kemajuan UMKM di kawasan pariwisata harus sejalan dengan etika dan kecintaan terhadap destinasi wisata itu sendiri.

"Tidak ada gunanya keindahan Danau Toba ini kalau perilaku kita tidak mencintai Danau Toba dan ramah pada tamu. Jika usaha pelaku UMKM berjalan dengan baik, maka dukungan dan bantuan pemerintah pasti akan mengalir," tegas Bane Raja Manalu.

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap produk lokal, ia juga mengangkat potensi kuliner khas daerah seperti sambal tombur. Ia berpesan agar produk inovatif seperti sambal tombur — yang nikmat disantap bersama ikan — dapat terus dikembangkan dan dikenal secara nasional.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan sesi workshop ekonomi kreatif yang digelar di Hotel Atsari Parapat pada sesi kedua setelah makan siang. Suasana interaktif terasa ketika para pelaku UMKM saling berbagi pengalaman dan strategi bisnis.

Dari sesi tersebut, muncul pesan inspiratif bagi sesama pelaku usaha: "Jual apa yang belum terjual, buat sesuatu yang memberikan nilai berbeda pada bisnis kita." Para peserta juga menyadari bahwa program-program pendampingan dan pelatihan yang dibentuk pemerintah adalah wadah krusial agar usaha lokal di Simalungun bisa terus tumbuh, berkembang, dan bersaing secara luas.

Melalui sinergi antara Komisi VII DPR RI, Kemenparekraf, perbankan melalui skema pembiayaan mitra, serta semangat juang para pelaku ekraf lokal, Kabupaten Simalungun optimis menapaki babak baru pariwisata dan ekonomi kreatif yang mandiri dan berdaya saing tinggi.

(Cv3/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait