Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Pemulihan Pascabencana Sumut Berlangsung Hingga Tiga Tahun ke Depan, Alokasi Anggaran Rp 23,32 Triliun

Gubernur Bobby Nasution sebut pemulihan pascabencana Sumut hingga 2028 dengan anggaran Rp23,32 triliun dari APBN dan APBD

Gubernur Sumut Bobby Nasution, saat mengunjungi lokasi terdampak bencana.(foto: diskominfo sumut)
Gubernur Sumut Bobby Nasution, saat mengunjungi lokasi terdampak bencana.(foto: diskominfo sumut)
A A

Nusantaraterkini.coMEDAN-Program pemulihan pasacabencana Sumut akan dilaksanakan hingga tahun ke depan dengan anggaran sebesar Rp23,32 triliun. Anggaran tersebut bersumber dari sekitar Rp12 triliun dan sekitar Rp11 triliun.

"Jadi ada yang menjadi kewenangan pusat, ada yang provinsi. Intinya upaya kita bersama untuk melakukan pascabencana di Sumut akan terus berlangsung secara bertahap,” ujar Gubernur , di Medan, Kamis (9/4/2026).

Penganggaran tersebut dilakukan secara bertahap melalui dan .. Pada tahun 2026, pemerintah pusat mengalokasikan anggaran sebesar Rp8,94 triliun, yang terbagi atas Rp6,5 triliun untuk kewenangan pusat dan Rp2,44 triliun untuk kewenangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut.

Untuk tahun 2027, alokasi anggaran yang tertuang dalam Rencana Induk (Renduk) Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana () mencapai Rp7,97 triliun, dengan pembagian Rp4,62 triliun untuk kewenangan pusat dan Rp3,35 triliun untuk daerah.

Sementara pada 2028, alokasi anggaran sebesar Rp6,40 triliun, dengan rincian Rp2,07 triliun menjadi kewenangan pusat dan Rp4,32 triliun untuk kewenangan provinsi. Dengan demikian, total kebijakan pengelolaan kegiatan dan anggaran tersebut mencapai Rp23,32 triliun hingga 2028.

“Tentu kita Pemerintah Provinsi, sebagai perpanjangan pemerintah pusat di daerah, mengapresiasi alokasi anggaran untuk upaya di Sumut. Sebagaimana kita tahu, kondisi di beberapa daerah mengalami kerusakan, baik infrastruktur, fasilitas umum, permukiman penduduk, hingga lahan pertanian milik masyarakat yang hilang akibat dan ,” jelas Bobby Nasution.

Rencana tiga tahun ini, lanjutnya, merupakan langkah yang rasional mengingat proses tidak dapat diselesaikan dalam waktu singkat. Diperlukan pemetaan lahan, relokasi, pembangunan ulang, hingga pemulihan sumber mata pencaharian masyarakat.

“Sekali lagi kami sampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden, karena rencana ini sebagai upaya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah. Dan ini membuktikan kami tidak sendiri, termasuk juga pihak lain (swasta) yang turut serta membantu masyarakat memulihkan keadaan pascabencana,” pungkas

(Emn/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru