Pemprov Sumut Bakal Terapkan Tes Khusus Masuk SMA, Bobby Nasution: Biar Tak Ada Lagi Siswa Titipan
Gubernur Sumut Bobby Nasution berencana menerapkan tes khusus masuk SMA unggulan mulai 2027 untuk mengurangi siswa titipan dan meningkatkan transparansi.
Nusantaraterkini.co, MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution berencana menerapkan mekanisme seleksi khusus bagi calon siswa yang ingin masuk SMA Negeri unggulan mulai tahun depan. Kebijakan ini disiapkan untuk menekan praktik siswa titipan sekaligus mendorong proses penerimaan peserta didik yang lebih transparan dan objektif.
Rencana tersebut disampaikan Bobby saat memberikan sambutan dalam acara Teras Pelajar Sumut Berkah, Jumat (23/10/2026). Ia mengungkapkan, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara akan menetapkan sekolah unggulan di setiap kabupaten dan kota.
Bobby mengatakan, keberadaan SMA unggulan di masing-masing daerah diharapkan menjadi pilihan bagi para pelajar yang ingin mendapatkan pendidikan berkualitas.
“Untuk tahun depan, punya adik, punya keluarga yang mau sekolah di SMA-SMA unggulan nanti kita tetapkan masing-masing kabupaten ataupun kota,” ujar Bobby.
Khusus di Kota Medan, Bobby menyebut SMA Negeri 1 Medan sebagai salah satu sekolah yang akan menjadi SMA unggulan. Untuk mendukung proses penerimaan siswa, ia mengusulkan adanya ujian masuk dengan mekanisme tersendiri.
Salah satu metode yang dipertimbangkan adalah Computer Assisted Test (CAT), yakni sistem ujian berbasis komputer yang dapat digunakan untuk menyeleksi calon peserta didik berdasarkan hasil tes.
Menurut Bobby, sistem seleksi khusus tersebut juga dapat mengurangi tekanan terhadap kepala sekolah maupun pejabat pemerintah yang kerap menerima permintaan untuk meloloskan calon siswa tertentu.
Ia berharap proses penerimaan siswa tidak lagi dipengaruhi oleh permintaan atau upaya menitipkan nama calon peserta didik melalui jalur informal.
“Biar nggak pening banyak titipan, biar kepala sekolah juga nggak pening ditelepon sana-sini, Pak Kadis Pendidikan juga, saya juga. Nanti tolong yang SMA-SMA unggulan tesnya dibuat khusus, kalau bisa ada CAT, kalau nggak lulus CAT ya sudah nggak bisa masuk situ,” kata Bobby.
Bobby menegaskan, penerapan tes khusus tersebut ditujukan untuk mengurangi praktik siswa titipan dalam penerimaan peserta didik di sekolah unggulan.
Karena itu, ia meminta Dinas Pendidikan Sumatera Utara menindaklanjuti rencana tersebut agar mekanisme seleksi dapat dipersiapkan untuk pelaksanaan tahun depan.
“Untuk mengurangi yang titipan-titipan, saya minta tolong itu dibuat,” tuturnya.
Jika diterapkan, sistem seleksi khusus ini diharapkan dapat memperkuat prinsip transparansi dan memberikan kesempatan kepada calon siswa untuk bersaing berdasarkan kemampuan mereka. Namun, mekanisme teknis pelaksanaan tes dan ketentuan penerimaan siswa masih perlu dipersiapkan lebih lanjut oleh pihak terkait.
(Dra/nusantaraterkini.co).
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KESEHATANOtoritas Kesehatan Prancis Investigasi Temuan Pertama Infeksi Virus Shamonda
Herman Saleh Harahap·Beberapa detik yang lalu -
OLAHRAGAVeda Ega Pratama Raih Pole Position Perdana di Moto3 Australia
Herman Saleh Harahap·25 menit yang lalu -
SUMUTSultan Deli dan Tokoh Agama Desak Penegakan Hukum Karhutla
Herman Saleh Harahap·47 menit yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALPolda Metro Jadwalkan Pemeriksaan Dandhy Laksono Soal Dokumenter Pesta Babi
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
NEWSPrakiraan BMKG: Sejumlah Daerah Berpotensi Hujan Sepekan ke Depan
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
SUMUTPemprov Sumut Pacu Pembangunan Kawasan Pertanian Unggulan Daerah
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
NEWSUsman Husin Desak Pembakar Hutan Ditindak Tegas, 243 Orang Jadi Tersangka Karhutla
hendra·2 jam yang lalu -
-
NEWS VIDEOSuryanti Sulap Limbah Buah jadi Cairan Eco Enzyme Penetralisir Asap
Fadli Tara·3 jam yang lalu -
Semua berita sudah ditampilkan