Nusantaraterkini.co, AMERIKA - Pejabat tinggi Amerika akan berangkat ke Eropa untuk membahas perundingan Ukraina. Hal itu dikatakan Penasihat Keamanan Nasional Presiden Amerika Donald Trump, Mike Waltz.
Ia mengatakan pejabat tinggi pemerintah yang akan berangkat ke Eropa pada minggu ini dan akan berbicara dengan pejabat Eropa tentang cara mengakhiri perang di Ukraina. Mengingat sudah hampir tiga tahun setelah Rusia melancarkan invasi besar-besaran.
Pernyataan Waltz disampaikan pada Minggu (9/2/2025) menyusul kaim oleh harian New York Post bahwa Presiden AS Donald Trump telah melakukan percakapan telepon yang belum pernah terjadi sebelumnya dengan pemimpin Rusia untuk membahas langkah-langkah menuju solusi yang dinegosiasikan, sesuatu yang belum dikonfirmasi oleh Gedung Putih maupun Kremlin.
Baca Juga: Donald Trump: Israel akan Serahkan Gaza ke Amerika Ketika Perang dengan Hamas Berakhir
Wakil Presiden JD Vance akan berada di Paris pada hari Senin (10/2/2025) untuk menghadiri pertemuan puncak kecerdasan buatan yang mempertemukan para pejabat pemerintah dan akan menuju Konferensi Keamanan Munich akhir minggu ini, di mana Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy akan memimpin delegasi negara yang lelah berperang itu.
Menteri Luar Negeri Marco Rubio, Menteri Pertahanan Pete Hegseth, dan utusan khusus Trump untuk Ukraina dan Rusia, Keith Kellogg, juga akan berada di Munich.
Waltz mengatakan ekonomi Rusia tidak berjalan dengan baik, dan mengatakan Trump "siap mengenakan pajak, tarif, dan sanksi" kepada Moskow untuk membawa Putin ke meja perundingan.
Amerika akan Tingkatkan Sanksi untuk Tekan Rusia Akhiri Perang di Ukraina
Namun, Waltz juga menekankan bahwa pemerintahan Trump ingin menggunakan keterlibatan minggu ini untuk memulai pembicaraan tentang menarik sebagian bantuan Amerika Serikat untuk Ukraina.
Ia mengatakan sekutu-sekutu Eropa juga perlu mengambil peran yang lebih besar dalam mendukung Ukraina di masa mendatang.
Baca Juga: Donald Trump Teken Inpres Larang Atlet Transgender Ikut Olahraga Perempuan
"Kita perlu menutup biaya tersebut dan itu akan menjadi kemitraan dengan Ukraina dalam hal sumber daya alam dan minyak serta gas mereka dan juga membeli barang-barang kita," kata Waltz dalam sebuah penampilan di Meet the Press di NBC.
"Percakapan-percakapan itu akan terjadi minggu ini. Dan saya pikir prinsip yang mendasarinya di sini adalah bahwa Eropa harus menanggung konflik ini di masa mendatang. Presiden Trump akan mengakhirinya. Dan kemudian dalam hal jaminan keamanan, itu akan sepenuhnya menjadi tanggung jawab Eropa.’'
(Akb/nusantaraterkini.co">nusantaraterkini.co)
Sumber: VOA
