Nusantaraterkini.co, Medan - Warga Jalan Barokah, Desa Manunggal, Kecamatan Medan Labuhan, Deliserdang, mendadak heboh, Sabtu (16/8/2025).
Pasalnya, Budi (32) yang merupakan pecandu narkoba ini nekat habisi nyawa istrinya secara sadis dengan menggorok lehernya.
Baca Juga : Suami Tega Habisi Istri di Deliserdang, Aksi Dilakukan di Depan Anak Tiri Usia 5 Tahun
Kejadian tersebut pun membuat warga setempat heboh. Dari video amatir yang diamati, terlihat korban terbujur kaku di lantai dengan kondisi bersimbah darah.
Hal itu terungkap saat Nusantaraterkini.co mengunjungi kediaman orang tua korban.
Ibu korban yang bernama Nurlia Rambe (68) mengungkapkan tentang perilaku Budi (32) selama ini yang sangat meresahkan dirinya dan warga sekitar, karena terlalu berat sebagai pecandu narkoba.
“Kata orang dia pecandu narkoba? Iya,”ucapnya kepada nusantaraterkini.co pada Sabtu (16/8/2025).
Bahkan pelaku Budi ini tega mencuri alat rumah tangga milik mertuanya sendiri demi hasrat keperluan narkobanya.
“Barang di rumah juga diambil. Gasku diambilnya,” ungkapnya.
Tak hanya itu, saat mertuanya ini sakit dan dibawa kerumah sakit, pelaku Budi ini malah tega mencuri handphone pasien lain, bukan membawa berita baik malah membawa masalah baru.
“Aku masuk rumah sakit dia mencuri, hp pasien di sebelah,”katanya wanita paru baya ini.
Sudah banyak pencurian yang dilakukannya diluar maupun barang miliknya ini, bahkan sudah tak bisa lagi ia ceritakan satu persatu aksi pencurian yang dilakukan oleh Budi ini.
“Sudah gak tau lagi aku tak ceritakan aku lagi,”katanya dengan lesu mengenang perilaku Budi yang begitu tega ini.
Karena pecandu narkoba ini, korban sering mengadu ke ibu kandungnya bahwa korban semasa hidupnya juga kerap kali dipukuli oleh pelaku setiap kali mereka cekcok.
“Pelaku sering memukuli korban, kadang ditumbuknya, kadang cerita ke saya,”ungkapnya wanita yang puluhan tahun penjual asongan tisu di Lampu merah.
Ia juga sudah bolak balik menyarankan anaknya D ini agar segera memutuskan hubungan dengan Budi pelaku pembunuhan, karena sudah keterlaluan perbuatannya.
“Udah kubilang gak usah dipanjangin (hubungan dengan pelaku). Aku engga suka orang mencuri curi aku engga suka,”ucapnya.
Korban inisial D sudah selama 2 tahun menikah dengan pelaku Budi, namun selama pernikahan pelaku tidak memiliki kerjaan dan tidak mau bekerja.
“Udah 2 tahun berumah tangga. Budi tak ada kerja,” katanya.
Dalam pernikahannya antar Budi dengan D belum sama sekali dikaruniakan anak, namun korban sebelumnya sudah memiliki anak sebanyak 5 orang dari suami sebelumnya.
“Mendiang, anaknya 5 orang. Paling besar 14 tahun,”katanya.
Baca Juga : Polda Sumut Ungkap Penculikan dan Pembunuhan Anggota Ormas IPK Teladan, Motifnya Utang Narkoba
Ia berharap agar pelaku segera ditangkap dan dihukum seberat beratnya sesuai dengan perbuatan pelaku, apalagi korban memiliki 5 orang anak yang dibawah umur.
“Dibalas la sesuai perbuatannya, jadi kalau tidak dibalas (sesuai perbuatannya) bisa macam macam lagi nanti (mengancam),”harapnya kepada petugas yang berwenang.
(Cw3/Nusantaraterkini.co)
