Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Pamit ke Kamar Mandi, Anggota KPPS di Kendal Tewas Diduga Bunuh Diri

Editor:  Redaksi2
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Sejumlah petugas kesehatan setempat tengah memeriksa korban.(Dok. POLRES)

Nusantaraterkini.co, JATENG - Anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) di  Kecamatan Ngampel, Kabupaten Kendal Jawa Tengah, berinisial IR, meninggal diduga bunuh diri dengan cara menggantung, Sabtu (17/2/2024).

Saat dikonfirmasi, Kasatreskrim Polres Kendal, AKP Untung Setyahadi membenarkan adanya informasi tersebut. Pihaknya belum mengetahui penyebab pasti meninggalnya anggota KPPS di Kendal tersebut.

Kendati demikian, Untung memastikan kematian yang bersangkutan tidak ada hubungannya dengan tugasnya sebagai anggota KPPS. Hal tersebut berdasarkan keterangan dari saksi-saksi yang diperiksa.

Baca Juga : Karier Moncer Band NOAH, Mulai dari Peterpan hingga Pamit dari Dunia Musik

 "Kematiannya tidak ada hubungannya dengan tugasnya sebagai anggota KPPS," ujarnya, dikutip Kompas.com, Minggu (18/2/2024).

Pamit ke kamar mandi

Untung mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya, korban bunuh diri pada Sabtu (17/2/2024 ) sekitar pukul 18.30 WIB.

Baca Juga : Sempat Berjaya dari Peterpan, NOAH Umumkan Pamit

Dari keterangan kedua orang tuanya, korban pamit kepada ibunya ke kamar mandi untuk buang air besar, setelah makan malam. Selang 30 menit kemudian, korban tidak keluar.

"Waktu itu, ayahnya mendengar suara gaduh, lalu mengecek ke kamar mandi dan berusaha masuk dengan cara mendobrak pintu. Setelah berhasil masuk, korban dalam keadaan tergantung diri, dengan tali selendang warna hitam kuning milik sendiri," kata dia.

Sewaktu ditemukan imbuhnya, yang bersangkutan sudah tidak bernyawa.

Baca Juga : Jasad Penuh Luka, Keluarga Wartawan yang Tewas Jatuh di Kamar Mandi Minta Polisi Ungkap Penyebab Kematian

“Sekitar 10  menit kemudian, petugas Polsek Pegandon dipimpin Kapolsek Pegandon dan Kanit Reskrim, Kanit Intelkam, dan KSPKT serta Bhabinkamtibmas setempat bersama petugas medis Puskesmas Ngampel melakukan pemeriksaan dan menurunkan korban,” imbuh dia.

Hasil pemeriksaan dari petugas medis puskesmas setempat Listyowati, terdapat luka jerat pada leher korban, dubur mengeluarkan kotoran, dan tidak didapati tanda-tanda kekerasan.  

“Berdasarkan keterangan saksi-saksi kedua orang tuanya menerangkan, sebelum kejadian tidak ada keluhan maupun sakit dan tanda-tanda mencurigakan,” jelas dia.

Baca Juga : Wartawan di Medan Tewas Usai Jatuh Dari Kamar Mandi, Polisi Lakukan Penyidikan Penyebab Pasti Kematian

Untung menambahkan, pihak orang tua menerima kejadian ini dan minta langsung dikebumikan di TPU setempat, serta membuat pernyataan untuk tidak dioptosi.

"Saat ini masih kita dalami keterangan atau informasi dari keluarga almarhumah,” katanya lagi.

Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Kendal Khasanudin membenarkan status yang bersangkutan yakni petugas KPPS di Kendal pada Pemilu 2024.

Baca Juga : 2 Petugas KPPS Meninggal Dunia

Dari hasil penelusurannya, bunuh diri yang bersangkutan tidak ada kaitannya dengan Pemilu.  “Ini sedang ditelusuri juga dari Polres kendal,” jelas Khasanudin.

Kontak bantuan

Bunuh diri bisa terjadi di saat seseorang mengalami depresi dan tak ada orang yang membantu. Jika Anda memiliki permasalahan yang sama, jangan menyerah dan memutuskan mengakhiri hidup.

Baca Juga : Dua Anggota KPPS Diamankan Polisi Gegara Coblos Surat Suara Sisa

Layanan konseling bisa menjadi pilihan Anda untuk meringankan keresahan yang ada. Untuk mendapatkan layanan kesehatan jiwa atau untuk mendapatkan berbagai alternatif layanan konseling.

Anda bisa simak website Into the Light Indonesia di bawah ini:

https://www.intothelightid.org/tentang-bunuh-diri/hotline-dan-konseling (rsy/nusantaraterkini.co)