Nusantaraterkini.co, MEDAN - Pakat adalah makanan khas Mandailing yang menjadi favorit masyarakat Kota Medan di bulan Ramadan.
Amatan nusantaraterkini.co, terlihat pakat ini merupakan pucuk rotan atau bambu yang dibakar dengan api panas.
BACA JUGA: Prabowo Sambut Baik Investasi Vietnam di Sektor Pertanian hingga Ekonomi Hijau
Dibakar dengan api panas, lalu isi dalam rotan muda dikupas dan bisa dimakan.
Dengan menggunakan sambal sebagai penambah nikmat rasa yang dibuat oleh sipenjual.
Fitri (46) penjual pakat, ia mengatakan makanan ini ramai pembeli jika dibulan ramadan, karena bulan biasa itu sedikit pembeli.
Dan makanan ini juga enak dengan disandingkan nasi ditambah plus sambal terasi.
"Dibulan Ramadan ini ramainya, namun ada juga satu atau dua jualan tidak dibulan Ramadan namun tidak seramai Ramadan, makanan ini juga enak pakai nasi ditambah sambal terasi, mantap," ucapnya saat ditemui ditempat jualan dibawah titi tol denai Selasa (11/3/2025) Pukul 14.50 WIB.
Hal senada juga diucapkan oleh pembeli, Muchtar (58), ia mengatakan makanan ini sangat enak dan menguatkan selera makan di bulan Ramadan.
"Cocok kali makanan untuk menguatkan selera makan di bulan Ramadan," ucapnya saat ditemui di tempat jualan dibawah titi tol denai Selasa (11/3/2025) Pukul 14.55 WIB.
BACA JUGA: Pendekatan Religius Polri Dukung Bazar Kuliner UMKM Ramadhan di Sergai
Masih dikatakan oleh Muchtar, pakat ini sering dibeli di bulan ramadan dan sangat enak jika dimakan dengan sambal, dan ia juga rela jauh-jauh dari rumah hanya untuk membeli makanan ini.
"Pakat ini memang saya sering beli dibulan Ramadan, dan ini juga sangat enak dimakan dengan sambal, saya juga jauh-jauh dari rumah hanya untuk membeli makan ini," pungkasnya.
(Cw2/Nusantaraterkini.co)
