Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Operasi Keselamatan Toba di Kota Binjai Berakhir, Kepatuhan Masyarakat Minim 335 Pengendara Ditilang

Operasi Keselamatan Toba yang digelar oleh Sat Lantas Polres Binjai sejak, Rabu (13/3/2024) kemarin, telah berakhir pada, Selasa (26/3/2024).

Suasana Operasi Keselamatan Toba yang digelar oleh Sat Lantas Polres Binjai sejak, Rabu (13/3/2024) kemarin, telah berakhir pada, Selasa (26/3/2024).
Suasana Operasi Keselamatan Toba yang digelar oleh Sat Lantas Polres Binjai sejak, Rabu (13/3/2024) kemarin, telah berakhir pada, Selasa (26/3/2024).
A A

Nusantaraterkini.co, BINJAI - yang digelar oleh Sat Lantas sejak, Rabu (13/3/2024) kemarin, telah berakhir pada, Selasa (26/3/2024).

Selama operasi berlangsung, tingkat kepatuhan masyarakat atau pengendara masih minim.

Tujuan utama dalam operasi ini untuk menekan atau menurunkan angka kecelakaan lalu lintas. Adapun fokus penindakannya adalah, tidak menggunakan helm, tidak menggunakan safety belt, melawan arus, menggunakan knalpot blong, mengemudi dalam keadaan mengantuk dan menggunakan ponsel hingga melebihi batas kecepatan.

Kasat Lantas , AKP Agus Ita Lestari Ginting menjelaskan, pihaknya sudah mengeluarkan 335 surat tilang manual dalam hingga Minggu (24/3/2024) kemarin.

Selain itu, sebanyak 835 pengendara juga diberikan teguran.

"Data per 24 Maret 2024, ada 7 kasus kecelakaan lalu lintas dan mengakibatkan 7 orang mengalami luka ringan," ujar Ita, Rabu (27/3/2024).

Lanjut Ita, pihaknya masih menemukan masyarakat atau pengendara di yang tidak tertib berlalu lintas selama Operasi Keselamatan Toba 2024 berlangsung.

"Masih banyak sekali kami temukan kurangnya tingkat kesadaran masyarakat, khususnya di untuk tertib berlalu lintas. Ini menjadi tantangan bagi kami juga dalam hal menurunkan angka kecelakaan lalu lintas," ujar Ita.

Disoal persentase pengendara yang patuh berlalu lintas, menurut Ita, masih minim. Karenanya, hal tersebut akan menjadi pekerjaan rumah Sat Lantas Polres Binjai untuk berbenah kedepannya.

"Persentase masyarakat tertib berlalu lintas masih sangat minim sekali. Hal ini dibuktikan pada saat sore ataupun malam, sangat hampir sebagian besar masyarakat tidak ada yang menggunakan helm," ujar mantan Kasat Lantas Polres Tanah Karo ini.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, tertib dan taat berlalu lintas itu adalah untuk keselamatan para pengendara di jalan raya. Jadi tertib di jalan bukan karena untuk supaya tidak ditilang, tetapi agar anda selamat sampai tujuan," tutupnya. (rsy/nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait