Nusantaraterkini.co, SIDOARJO - Sebuah perahu pengangkut sound horeg tenggelam di Sungai Balongdowo, Desa Balongdowo, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo. Insiden ini terjadi saat warga menggelar tradisi Nyadran, Sabtu (7/2/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.
Kasat Polairud Polresta Sidoarjo, AKP Imam Yuwono, menjelaskan perahu tersebut telah dimodifikasi dengan menggabungkan dua perahu untuk menopang perangkat sound berukuran besar. Namun, salah satu perahu diduga tidak mampu menahan beban dan getaran dari peralatan.
“Perahunya digabung dua untuk membawa sound, speaker, dan genset. Salah satunya tidak kuat menahan getaran, akhirnya miring dan terbalik,” ujar Imam, Senin (9/2/2026).
Baca Juga : Wali Kota Medan Bertemu Warga, Bahas Masalah Banjir, Keamanan, Hingga Investasi
Tak hanya mengangkut peralatan, perahu tersebut juga dinaiki sekitar 10 orang yang berjoget mengikuti alunan musik. Beban berlebih membuat keseimbangan perahu terganggu hingga akhirnya karam.
Imam menyebut berat sound horeg yang dibawa diperkirakan mencapai satu ton, belum termasuk genset, lighting, dan penumpang.
“Sound-nya saja sekitar satu ton. Ditambah orang yang naik di atas perahu. Begitu miring, langsung tenggelam karena tidak kuat menahan beban,” jelasnya.
Baca Juga : Polisi Geledah Rumah Pengedar Narkoba di Langkat, Sabu Seberat 8 Gram Ditemukan Dalam Sepatu
Ironisnya, kejadian ini bukan yang pertama. Menurut Imam, insiden perahu sound horeg tenggelam sudah terjadi tiga kali dalam tradisi Nyadran di lokasi tersebut.
“Dua tahun sebelumnya juga kejadian serupa. Total sudah tiga kali,” ungkapnya.
Beruntung, lokasi kejadian berada dekat dengan permukiman warga sehingga proses evakuasi berjalan lebih cepat. Seluruh peralatan berhasil diselamatkan dan tidak ada korban jiwa.
Baca Juga : Modus Tuduh Sebagai Pelaku Tabrak Lari, Dua Pria Asal Medan Gasak Sepmor Warga di Sergai
Kapolsek Candi, Kompol Septiawan Adi Prihartono, memastikan tidak ada korban dalam insiden tersebut.
“Semua sudah dievakuasi dan tidak ada korban jiwa,” tegas Septiawan.
Pihak kepolisian mengimbau panitia dan masyarakat agar lebih memperhatikan kapasitas muatan perahu demi keselamatan bersama.
Baca Juga : Target Pecahkan Rekor MURI, Pj Gubernur Sumut Ajak Masyarakat Gabung Volunteer PON XXI
“Kami imbau agar menggunakan perahu yang benar-benar kuat dan sesuai kapasitas jika membawa peralatan berat,” pungkasnya.
(Dra/nusantaraterkini.co).
