Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Musim Kemarau, Hutan Tele Samosir Dilahap Sijago Merah

Editor:  Feriansyah Nasution
Reporter: JAS
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Suasana saat warga setempat memadamkan kobaran api dengan alat seadanya. (Foto: JAS/Nusantaraterkini.co)

Nusantaraterkini.co, SAMOSIR - Sejak tadi malam sijago merah melalap Hutan Tele Samosir. Warga setempat berupaya memadampan kobaran api yang meramba ke jalan raya dengan alat seadanya, namun angin sangat kencang sehingga meramba ke sisi lain.

Kebakaran terjadi di Hutan Tele dan beberapa titik di sekitarnya seperti Turpuk Sihotang, bukit atas hotspring dan sikam Kabupaten Samosir, namun sampai saat di bukit atas hotspring dan Hutan Tele-Pangururan masih dilakukan pemadaman oleh petugas damkar.

Peristiwa kebakaran bermula pada Rabu malam 20.30 WIB (28/5/2025) hingga kini api belum padam, api meramba ke sisi lain Hutan Tele hingga mengganggu pengguna jalan.

Baca Juga : Musim Kemarau, Air Danau Toba di Pangururan Keruh Lagi

Warga setempat Amsal Sihotang dan istrinya Roliansa Sagala berupaya memadamkan kobara api dengan kayu dan rumput namun api tidak padam tetapi api tidak merambat ke jalan raya.

Amsal Sihotang mengatakan bahwa kebakaran terjadi sejak tadi malam hingga berita ini ditayangkan. 

"Kebakaran terjadi sejak Rabu pada Pukul 20.30 WIB, semalam damkar dan pihak terkait membantu memadamkan api hingga Pukul 02.00 WIB, namun api tidak dapat dipadamkan karena medannya yang sangat terjal sehingga susah dipadamkan", ujarnya, Kamis (29/5/2025).

Baca Juga : Miris, Warga Samosir Menganggap Kebakaran Hutan Hal Biasa dan Agenda Tahunan saat Musim Kemarau

Sihotang juga menambahkan, kebakaran tadi malam masih melanda HutanTele hingga ke atas sehingga harus dipadamkan dengan alat seadanya agar tidak sampai ke jalan raya dan tidak merambat ke pemukiman warga.

"Sampai saat ini api belum padam, malahan tadi pagi sampai sekarang api semakin meramba membakar Hutan Tele bahkan api hampir sampai ke jalan raya, namun kami berupaya seadanya untuk mematikan api dengan alat seadanya yakni dengan palu dan rumput untuk memadamkan api," jelasnya.

Ia juga mengatakan bahwa pihak pemadam kebakaran kini sudah datang.

"Setelah satu jam menunggu pemadam kebakaran, akhirnya tim pemadam kebakaran datang dan memadamkan api, hingga kini damkar terus berupaya memadamkan kobaran api yang melalap Hutan Tele," ucapnya. 

Ia juga berharap agar kobaran api segera padam sehingga tidak merambat ke Hutan Tele lainya, pemukiman warga dan tidak menganggu pengguna jalan.

"Kita berharap agar kobaran api segera padam, sehingga tidak merambat ke melahap hutan lainya, pemungkiman warga dan tidak mengganggu pengguna jalan raya terkhusus wisatawan yang berlibur ke Samosir apalagi ini tanggal merah," tutupnya.

(jas/nusantaraterkini.co)