Mualem Temui Prabowo di Istana, Bahas Bendera Aceh hingga Kelanjutan Dana Otsus
Mualem menemui Prabowo di Istana Merdeka membahas bendera Aceh, kelanjutan dana Otsus, Blang Padang, serta stabilitas dan pembangunan Aceh.
Nusantaraterkini.co,ย JAKARTA โ Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem menemui Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta. Pertemuan tersebut membahas sejumlah persoalan strategis Aceh, mulai dari bendera daerah hingga keberlanjutan dana otonomi khusus (Otsus).
Dalam pertemuan yang berlangsung di Istana Merdeka itu, Prabowo didampingi Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Sementara Mualem hadir bersama Staf Khusus Gubernur Aceh, T. Irsyadi.
Mualem mengatakan, terdapat sejumlah agenda penting yang disampaikan kepada Presiden, terutama menyangkut kepentingan masyarakat dan arah pembangunan Aceh ke depan.
Selain membahas keberlanjutan serta optimalisasi dana Otsus, pertemuan tersebut juga menyinggung persoalan bendera Aceh, status dan keberadaan Blang Padang, serta perkembangan situasi terkini di provinsi tersebut.
"Kita ingin semua persoalan dan aspirasi Aceh dapat dibicarakan dengan baik bersama pemerintah pusat. Dana Otsus harus terus diperjuangkan keberlanjutannya dan dimanfaatkan secara optimal untuk kesejahteraan rakyat. Begitu juga persoalan bendera, Blang Padang, serta berbagai perkembangan di Aceh semuanya perlu mendapat perhatian dan penyelesaian yang baik," kata Mualem dalam keterangannya, Rabu (4/11/2026).
Selain menyampaikan berbagai aspirasi tersebut, Mualem turut menekankan pentingnya menjaga keamanan dan stabilitas di Aceh. Menurutnya, perdamaian yang selama ini terbangun harus dipertahankan melalui sinergi pemerintah dan seluruh elemen masyarakat.
Ketua Umum Partai Aceh itu menilai komunikasi intensif dengan pemerintah pusat menjadi salah satu langkah penting untuk memastikan berbagai kepentingan masyarakat Aceh mendapat perhatian.
Ia berharap hubungan antara pemerintah Aceh dan pemerintah pusat semakin erat sehingga berbagai persoalan daerah dapat diselesaikan dan pembangunan berjalan secara berkelanjutan.
"Yang paling utama adalah bagaimana Aceh tetap aman, damai, dan pembangunan berjalan dengan baik. Kita ingin hubungan antara Aceh dan pemerintah pusat semakin kuat demi kepentingan masyarakat dan masa depan Aceh," ujar Mualem.
(Dra/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
HUKUM DAN KRIMINALTerbukti Lakukan Penipuan, Bripka Vegantoro Dony Dipecat Tidak Hormat dari Polres Batu
hendra·2 jam yang lalu -
Moto GPAbsen Dua Seri karena Cedera, Fermin Aldeguer Siap Kembali di MotoGP Qatar
hendra·3 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALPolisi Gerebek Pabrik Oli Palsu di Karawang, 2.653 Botol Berbagai Merek Disita
hendra·3 jam yang lalu -
NEWSMualem Temui Prabowo di Istana, Bahas Bendera Aceh hingga Kelanjutan Dana Otsus
hendra·4 jam yang lalu -
NEWSKarhutla Meluas di Sejumlah Daerah, 864 Titik Api Terdeteksi di 10 Provinsi
hendra·4 jam yang lalu -
-
HUKUM DAN KRIMINALDibunuh Rekan Kerja dan Dikubur di Ogan Ilir, Polisi Selidiki Motif Pembunuhan Pedagang Sayur di Muba
hendra·5 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALKakek 76 Tahun Ditangkap, Diduga Cabuli Anak 7 Tahun Penyandang Disabilitas
hendra·6 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALPolisi Bongkar TPPO Bermodus Lowongan Kerja, 21 WNA Filipina dan Taiwan Jadi Korban: 4 Tersangka Diringkus
hendra·6 jam yang lalu -
NASIONALILUNI Jabar Dukung Penangkapan LSP Cs, Harus Dibongkar hingga ke Akar
Rozie Winata·7 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan