Modus Bengkel Mobil, Tim Gabungan Grebek Gudang BBM Ilegal di Marelan
Modus Bengkel Mobil, Tim Gabungan Grebek Gudang BBM Ilegal di Marelan
Nusantaraterkini.co, MEDAN - Tim gabungan berhasil menggerebek sebuah gudang BBM ilegal yang diduga menjadi lokasi penimbunan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis solar di Jalan Pasar 4 Barat, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Selasa (17/3/2026).
Dari informasi yang dihimpun, modus penimbunan BBM subsidi jenis solar ini berlangsung di sebuah bengkel reparasi.
Gudang BBM ilegal tersebut digrebek oleh tim gabungan lantaran adanya laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan di dalam bangunan yang berkedok bengkel mobil.
Setelah dilakukan pemeriksaan, lokasi tersebut ternyata digunakan sebagai gudang penimbunan solar dalam jumlah besar.
Penggrebekan tersebut melibatkan tim petugas gabungan dari BAIS, BIN, Mabes TNI, Pemerintah Kota Medan, dan Polda Sumatera Utara.
Saat penggerebekan berlangsung, petugas menemukan sekitar 150 ton solar yang diduga siap dijual kepada para penampung.
Tak hanya BBM bersubsidi, petugas juga menemukan berbagai barang bukti fasilitas dan kendaraan yang diduga digunakan untuk menampung dan mendistribusikan BBM ilegal tersebut.
Adapun barang buktinya yakni enam kontainer ukuran 20 feet, empat di antaranya berisi BBM ilegal jenis solar
Enam kontainer ukuran 20 feet, empat di antaranya berisi BBM ilegal jenis solar.
Sembilan unit baby tank, satu tangki tanam dengan kapasitas sekitar 18 ton bertuliskan nama PT Sepertiga Malam Sinergi.
Sembilan mobil tangki, terdiri dari tiga unit Hino kapasitas 8 ton dengan nomor polisi:
BK 8362 GL, BK 8818 BSM, dan BK 8364 GL. Empat unit Mitsubishi Fuso kapasitas 8 ton dengan nomor polisi:
BK 8240 FO, BK 8167 CO, BK 8840 GV, dan BK 8816 BSM.
Dua unit Hino kapasitas 5 ton dengan nomor polisi RK 8182 ES dan RK 8128 FC
Empat kendaraan lain yang berada di lokasi bengkel, yaitu satu unit Toyota Hilux, satu unit Mitsubishi L300, satu unit Toyota Kijang Innova, satu unit Toyota Kijang Pick Up
Saat ini, seluruh barang bukti telah diamankan dan kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh aparat penegak hukum guna mengungkap pihak-pihak yang terlibat dalam praktik penimbunan BBM subsidi tersebut.
Salah seorang warga, K mengatakan selama ini memang banyak truk tangki yang masuk.
"Kalau aktivitas memang ada truk tangki keluar masuk. Gak tahu apa di dalamnya," ujar warga setempat, Selasa (17/3/2026).
(mft/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
-
-
KRIMINALSiswa Sekolah Rakyat di Pati Diduga Dikeroyok Temannya hingga Gigi Copot: Sempat Dituding Curi Sabun
hendra·1 jam yang lalu -
NEWSBGN Sumut Tutup Sementara SPPG di Medan Buntut 17 Siswa Diduga Keracunan MBG
hendra·1 jam yang lalu -
NEWSRoyalti Karya Jurnalistik Masih Dibahas, Menkum: Skema LMK Tunggu Pembahasan DPR
hendra·2 jam yang lalu -
KRIMINALSatresnarkoba Polres Binjai Tangkap Pria 47 Tahun, Sabu 1,30 Gram Disita
hendra·3 jam yang lalu -
SUMSELKapolda Sumsel Irjen Pol Rony Samtana Resmi Siap Selaraskan Kebijakan Polri dan Tuntaskan Persoalan Karhutla
Rozie Winata·4 jam yang lalu -
INTERNASIONALKualitas Udara Memburuk, Malaysia Perluas Penutupan Sekolah di Berbagai Wilayah
Rozie Winata·4 jam yang lalu -
NEWSPTPN IV Regional VI Kebun Julok Rayeuk Utara Santuni Anak Yatim dan Guru Ngaji
Rozie Winata·5 jam yang lalu -
PERISTIWAKontak Tembak di Maybrat: Tiga Anggota OPM Tewas, Salah Satunya Diduga Danops Kodap IV Sorong Raya
Rozie Winata·5 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan