Medan Masuki Era Baru Mitigasi Bencana: Wali Kota Rico Waas Luncurkan SITANGKAS, Inovasi Digital Respons Cepat BPBD
Medan Masuki Era Baru Mitigasi Bencana: Wali Kota Rico Waas Luncurkan SITANGKAS, Inovasi Digital Respons Cepat BPBD
Nusantaraterkini.co, MEDAN – Pemerintah Kota (Pemko) Medan resmi melakukan lompatan besar dalam sistem proteksi warga dan tata kelola kebencanaan.
Bertempat di Kantor Wali Kota Medan, Kamis (10/9/2026), Wali Kota Medan Rico Waas secara resmi menghadiri sosialisasi dan meluncurkan SITANGKAS (Sistem Informasi Tata Kelola Penanggulangan Bencana dan Kesiapsiagaan Strategis).
SITANGKAS merupakan terobosan berbasis digital yang diinisiasi langsung oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan, Yunita Sari, S.H., M.H.
Inovasi strategis ini lahir sebagai proyek perubahan dalam Diklat Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat-II Angkatan XII Tahun 2026 di BPSDM Provinsi Sumatera Utara.
Peluncuran ini dilakukan secara bersamaan (joint launching) dengan inovasi dari 4 Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Medan lainnya.
Menjawab Tantangan Geografis Kota Medan
Secara topografi, Kota Medan yang dilalui oleh 3 sungai besar dengan kemiringan tanah landai ke arah pantai utara, sangat rentan terhadap ancaman hidrometeorologi seperti banjir, angin kencang, dan longsor yang diperparah oleh perubahan iklim global.
Selama ini, manajemen data bencana masih bersifat manual dan terfragmentasi, yang kerap memicu keterlambatan respons di lapangan.
Hadirnya SITANGKAS memangkas birokrasi manual tersebut dengan mengintegrasikan manajemen pra-bencana, tanggap darurat, hingga pasca-bencana ke dalam satu ekosistem digital yang terpadu.
"SITANGKAS menghubungkan seluruh elemen secara real-time, mulai dari petugas di lapangan, jajaran Camat dan Lurah sebagai pemangku wilayah, hingga langsung ke meja Kepala BPBD. Semua melihat data tunggal yang sama sehingga keputusan penyelamatan dan bantuan bisa diambil dalam hitungan detik," ujar Kepala BPBD Kota Medan, Yunita Sari, Kamis (10/9/2026).
Sistem cerdas ini beroperasi melalui dua platform utama:
1. Aplikasi Berbasis Web: Digunakan untuk pusat kendali, analisis, dan perencanaan berbasis data historis di internal BPBD.
2. Aplikasi Mobile (Android/iOS): Digunakan oleh petugas lapangan, Camat, dan Lurah untuk melaporkan situasi bencana serta memantau pergerakan logistik secara langsung dari titik lokasi.
Selaras dengan Visi Reformasi Birokrasi Presiden
Langkah progresif BPBD Kota Medan ini mendapat apresiasi penuh dari Wali Kota Rico Waas. Inovasi SITANGKAS dinilai sangat kontekstual dan sejalan dengan semangat Reformasi Birokrasi Berdampak yang dicanangkan oleh Presiden RI Prabowo Subianto, khususnya pada pilar Pelayanan Berbasis Teknologi dan Peningkatan Responsivitas Birokrasi.
Dengan diimplementasikannya SITANGKAS, Pemko Medan kini memiliki basis data historis bencana yang kokoh untuk mitigasi jangka panjang. Sistem ini diharapkan mampu meminimalisir risiko jatuhnya korban jiwa maupun kerugian material, sekaligus menjadikan Medan sebagai salah satu kota tangguh bencana (disaster resilient city) berbasis digital terbaik di Indonesia.
(mft/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
SEPAKBOLAJadwal Lengkap Super League dan Championship Indonesia Hari Ini
Herman Saleh Harahap·52 menit yang lalu -
EKONOMIMenaker: Ekonomi Sirkular Buka Peluang Jutaan Lapangan Kerja Baru
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
PENDIDIKANNihayatul Wafiroh Dorong Magang Nasional Jadi Jembatan Lulusan ke Dunia Kerja
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
PERISTIWAPenembakan Massal di Krakow Polandia Tewaskan Enam Orang
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
NEWSKapolri Didesak Buka Daftar Korban Penyadapan yang Seret Mantan Petinggi Polri
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
PERISTIWATNI Temukan Black Box M-17 yang Jatuh Saat Tugas Karhutla
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
E-SportMPL ID Season 18: BTR Tumbangkan TLID 4-3, Melaju ke Grand Final
Herman Saleh Harahap·4 jam yang lalu -
-
INTERNASIONALIran-AS Kembali Memanas! Dua Rudal Hantam Pulau Qeshm, Trump Akui Serangan Terbatas
hendra·11 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALTegur Suami Gegara Judi, Istri di Jakbar Dianiaya hingga Disundut Bara Rokok
hendra·11 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan