Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Iran Serang Kapal Tanker LPG di Selat Hormuz

Iran mengklaim menyerang kapal tanker LPG NV Sunshine di Selat Hormuz karena diduga melintasi rute ilegal di tengah konflik Timur Tengah.

Selat Hormuz. (foto: rmol)
Selat Hormuz. (foto: rmol)
A A

Nusantaraterkini.co, TEHERAN – Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengklaim telah menyerang sebuah kapal pengangkut gas minyak cair atau liquefied petroleum gas (LPG) berukuran besar di Selat Hormuz. Kapal bernama NV Sunshine tersebut dituding melintasi jalur yang dianggap ilegal oleh Teheran di tengah ketegangan militer yang terus berlangsung di kawasan Timur Tengah.

Pernyataan IRGC itu disiarkan media pemerintah pada Jumat (9/10/2026) waktu setempat dan dilaporkan AFP pada Sabtu (10/10/2026). Dalam keterangannya, IRGC menegaskan bahwa pihaknya telah mengambil alih pengelolaan lalu lintas di selat strategis tersebut.

Menurut IRGC, kapal NV Sunshine yang dimiliki perusahaan NatWit diserang ketika berupaya melewati jalur di bagian selatan Selat Hormuz yang tidak sesuai dengan rute yang ditetapkan Iran.

Serangan tersebut terjadi ketika Teheran terus berupaya memperketat kendali atas Selat Hormuz di tengah perang melawan Amerika Serikat (AS). Pemerintah Iran bersikeras bahwa kapal-kapal yang hendak melintasi jalur tersebut harus memperoleh izin dan mengikuti rute yang telah ditentukan.

Di sisi lain, sejumlah kapal dilaporkan mulai mengambil risiko dengan menggunakan jalur alternatif di sepanjang pesisir selatan selat tersebut untuk melanjutkan pelayaran.

Kapal Lain Dilaporkan Terbakar di Perairan UEA

Ketegangan di sekitar Selat Hormuz juga diwarnai laporan insiden terhadap kapal lain di perairan Uni Emirat Arab (UEA).

Badan Operasi Perdagangan Maritim Inggris atau United Kingdom Maritime Trade Operations (UKMTO) melaporkan sebuah proyektil tak dikenal memicu kebakaran pada kapal yang berada sekitar 24 kilometer dari pesisir Al Jazeera Al Hamra, UEA, pada Jumat.

UKMTO menyatakan bahwa kondisi awak kapal, tingkat kerusakan, serta kemungkinan dampak lingkungan masih belum diketahui saat laporan disampaikan. Otoritas terkait disebut tengah menyelidiki insiden tersebut.

Sementara itu, perusahaan keamanan maritim Inggris, Vanguard, turut melaporkan kejadian di kawasan tersebut. Perusahaan itu mengidentifikasi kapal yang terlibat sebagai GEM NO.2, sebuah kapal tanker minyak mentah berbendera Panama.

Namun, informasi yang tersedia dalam laporan tersebut belum cukup untuk memastikan apakah insiden yang dilaporkan UKMTO dan Vanguard berkaitan langsung dengan serangan terhadap NV Sunshine.

Jalur Minyak Dunia di Tengah Konflik

Insiden terbaru ini menambah daftar ancaman terhadap pelayaran komersial di kawasan Teluk. Beberapa hari sebelumnya, sebuah kapal tanker lain juga dilaporkan terkena serangan di lepas pantai Qatar, sekitar 500 kilometer di sebelah barat Selat Hormuz.

Selat Hormuz merupakan jalur pelayaran strategis bagi perdagangan energi global. Perairan ini menjadi penghubung penting bagi pengiriman minyak dan gas dari kawasan Teluk menuju pasar internasional.

Sejak perang antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel pecah pada akhir Februari 2026, kapal-kapal yang beroperasi di kawasan Teluk maupun yang hendak melewati Selat Hormuz dilaporkan menghadapi ancaman serangan berulang.

Teheran mempertahankan pembatasan pelayaran di selat tersebut, meskipun sejumlah kapal masih dilaporkan berhasil melintas. Di sisi lain, media-media Amerika Serikat memberitakan adanya upaya militer Washington untuk melindungi kapal yang menggunakan jalur selatan selat itu.

Washington juga menerapkan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran dan dalam sejumlah kesempatan dilaporkan melepaskan tembakan ke arah kapal yang dikaitkan dengan Teheran.

Situasi tersebut meningkatkan risiko terhadap keselamatan pelayaran sekaligus menimbulkan kekhawatiran terhadap kelancaran pasokan energi dunia, mengingat pentingnya Selat Hormuz bagi perdagangan minyak dan gas internasional.

(Dra/nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait