Masyarakat Tak Setuju BI Terapkan Payment ID Pakai Data Pribadi
Masyarakat Tak Setuju BI Terapkan Payment ID Pakai Data Pribadi
Nusantaraterkini.co, Jakarta - Bank Indonesia (BI) akan meluncurkan Payment ID pada 17 Agustus 2025 mendatang.
Sistem transaksi elektronik yang akan terintegrasi dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) di Digital ID ini digadang-gadang akan memutakhirkan tata kelola pembayaran digital dan mendorong optimalisasi penerimaan pajak di Indonesia.
Lalu apa tanggapan masyarakat jika Payment ID ini diterapkan.
Menanggapi hal itu, Dedi Asmin (38) mengaku sangat tidak setuju jika BI mau mengeluarkan kebijakan tapi menggunakan data pribadi. Sebab, menurutnya data pribadi di Indonesia sangat rentan untuk dibobol.
"Buat saya sih tidak setuju. Karena yang berhubungan dengan data itu riskan dengan pembobolan. Apalagi infonya pakai data pribadi," kata Asmin, Jumat (8/8/2025).
Baca Juga : Aktivitas Keuangan Dipantau Lewat Payment ID, John Andhi: Harus Dilakukan Bertahap
"Ya, kita takut saja, kita tidak setuju adanya itu (payment ID)," sambungnya.
Ia berharap, jika tetap diterapkan oleh BI semoga data-data nasabah tetap aman kalaupun mau diterapkan data-data nasabah itu harus dijaga. Jangan sampai data kita tersebar kemana-mana. (cw1/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
-
-
NEWSWacana Sex Toy untuk Warga Binaan Tuai Polemik, MUI Tegaskan Hukumnya Haram
hendra·54 menit yang lalu -
SUMSELPemkab Banyuasin Susun Standar Biaya 2027, Kaji Opsi Sewa Kendaraan Dinas
hendra·1 jam yang lalu -
KRIMINALGeng Motor Serang 2 Mahasiswa di Makassar, 1 Tewas Kena Tebasan Parang dan Anak Panah
hendra·2 jam yang lalu -
NEWSRazia Kos di Kisaran, 8 Pasangan Muda-Mudi Diamankan Polisi, Ada Anak di Bawah Umur
hendra·2 jam yang lalu -
NEWSDiduga Hendak Balap Liar, 29 Motor Berknalpot Brong Diamankan di Jalan Diponegoro Medan
hendra·3 jam yang lalu -
PERISTIWAKecelakaan Maut Dua Motor di Sergai, Remaja 17 Tahun Tewas di Lokasi
hendra·3 jam yang lalu -
-
NEWSMayat Pria Ditemukan Membusuk di Bangunan Kosong Tebingtinggi, Polisi Sebut Tak Ada Tanda Kekerasan
hendra·5 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan