Nusantaraterkini.co, SAMOSIR - Masyarakat Bonan Dolok, Kecamatan Sianjur Mula-Mula, Kabupaten Samosir mengeluhkan pembangunan jembatan Sitapigagan yang menghubungkan dusun Bonan Dolok dengan dusun Hasinggahan yang terkatung-katung tanpa kejelasan.
Pembagunan jembatan yang diinisiasi pada tahun 2008 lalu tersebut mandek sampai saat ini.
Baca Juga : Bupati Samosir Dinilai Warga tak Berempati Terhadap Masyarakat Korban Kebakaran
Pada tahun 2024 lalu, Vandiko Timotius Gultom yang juga Bupati petahana mengunjugi dan berjanji akan melanjutkan pembangunan tersebut.
Dalam kunjungannya saat itu (21/9/2024) Vandiko Timoteus Gultom mengatakan pembangunan jembatan Sitapigagan dilanjutkan dengan menggandeng pemerintah pusat melalui sinergitas anggaran dengan Kementrian PUPR dengan pagu anggaran sebesar Rp 3 Miliar.
Namun realita dilapangan tidak sesuai yang disampaikan bupati, sampai saat ini pembangunan jembatan yang direncanakan menghubungkan kabupaten samosir ke Silalahi (Kabupaten Dairi) melalui akses darat tersebut belum juga terealisasi.
Baca Juga : Pastikan Pelaksanaan MBG Sesuai Prosedur, Pemkab Samosir Tinjau SPPG Kecamatan Pangururan
Salah satu warga, Br Sinaga mengutarakan kekecewaannya.
Ia menilai pemerintah datang hanya pada saat menjelang pemilihan dan memberikan janji tetapi tidak di tepati.
"Kita tunggulah pemilihan lagi, kek gitu nya di pedesaan kalau ada pemilihan disitu direncanakan kalau sudah selesai pemilihan udah gitu tanggung, sudah selesai pemilihan," ungkapnya, Jumat (3/10/2025).
Lebih lanjut, dari informasi yang ia ketahui belum ada rencana dalam waktu dekat untuk perbaikan jembatan akan lanjutkan.
Baca Juga : Minim Empati, Bupati Samosir Kurang Peduli terhadap Warga yang Berduka di Daerahnya
"Belum ada. Pembangunan jembatan bukan dari Dana Desa bukan untuk ini, untuk jembatan biasanya dari Nasional, kita tunggu aja pas datang pilkada. Pas pilkada pasti dilanjutkan pembangunan jembatan ini, terusnya kek gini kalau ada pilkada baru di rencanakan dan dibangun,"ucapnya.
Menanggapi keluhan masyarakat Bonan Dolok, Pihak Nusantaraterkini.co mengkonfirmasi melalui pesan Whatsap kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang (DPUPR) Kabupaten Samosir Rudimantho Limbong, namun belum memberikan respon sampai berita ini diterbitakan.
(jas/Nusantaraterkini.co)
