Nusantaraterkini.co - Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menilai Jokowi merupakan bagian dari sejarah sukses PDIP. Menurutnya, PDIP aneh lantaran tak mau melanjutkan program-program yang sudah dikerjakan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Makanya saya juga aneh, kenapa PDI Perjuangan tidak pada posisi itu," kata Luhut dalam podcast Political Show CNN Indonesia yang ditayangkan Rabu, (7/2/2024).
"Kenapa dia enggak mau melanjutkan program? Itu kan success story-nya PDIP juga karena Pak Jokowi. Kita harus jujur itu," ucapnya.
Luhut menyebut PDIP telah berkontribusi besar terhadap karier politik Jokowi hingga jadi presiden. Namun, kata Luhut, Jokowi pun turut membangun kekuatan tersendiri.
"Approval rating-nya (tingkat kepuasan) 82 persen, padahal tinggal satu tahun presidensinya," kata dia.
Dalam kesempatan yang sama, Luhut mengaku mendukung Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Sebab, mereka memiliki visi melanjutkan kebijakan Jokowi.
Baca Juga : Pembatasan BBM saat 17 Agustus 2024, Jokowi: Belum Ada Pemikiran ke Sana
"Jadi, saya bilang sama teman-teman saya, ya kita usung Pak Prabowo saja," ujarnya.
Namun, Luhut juga mengatakan akan mendukung Ganjar Pranowo jika membawa semangat meneruskan berbagai program Jokowi.
Baginya, kelanjutan program Jokowi demi kebaikan Indonesia. Ia pun mengklaim tak meminta jabatan dengan mendukung paslon tertentu.
Baca Juga : Komisi III DPR Kritik Sistem Asesmen Polri: Soroti Kesejahteraan dan Stagnasi Karier Personel
"Ya, kalau tadi Pak Ganjar ini membawa, meneruskan program-program ini, menurut saya yes. Karena buat saya itu kebaikan Indonesia kok. Saya enggak ada urusan lain," kata politisi Golkar itu.
(Ann/Nusantaraterkini.co)
