Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Luhut Nilai Jokowi Bagian dari Sejarah Suksesnya PDIP, Lantas Mengapa PDIP Tak Melanjutkan Program Jokowi?

Luhut Binsar Pandjaitan menilai Jokowi merupakan bagian dari sejarah sukses PDIP. Menurutnya, PDIP aneh lantaran tak mau melanjutkan program Jokowi

Bagikan:
Menko Marves Luhut Pandjaitan menilai kritik dari sejumlah kampus terhadap Jokowi sebagai politisasi karena dilakukan menjelang Pemilu 2024. (Foto: CNN Indonesia/Safir Makki).
Menko Marves Luhut Pandjaitan menilai kritik dari sejumlah kampus terhadap Jokowi sebagai politisasi karena dilakukan menjelang Pemilu 2024. (Foto: CNN Indonesia/Safir Makki).
A A

 - Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves) menilai merupakan bagian dari sejarah sukses . Menurutnya, PDIP aneh lantaran tak mau melanjutkan program-program yang sudah dikerjakan Presiden Joko Widodo (Jokowi). 

"Makanya saya juga aneh, kenapa PDI Perjuangan tidak pada posisi itu," kata Luhut dalam podcast Political Show CNN Indonesia yang ditayangkan Rabu, (7/2/2024).

"Kenapa dia enggak mau melanjutkan program? Itu kan success story-nya juga karena Pak . Kita harus jujur itu," ucapnya.

Luhut menyebut PDIP telah berkontribusi besar terhadap karier politik Jokowi hingga jadi presiden. Namun, kata Luhut, Jokowi pun turut membangun kekuatan tersendiri.

"Approval rating-nya (tingkat kepuasan) 82 persen, padahal tinggal satu tahun presidensinya," kata dia.

Dalam kesempatan yang sama, Luhut mengaku mendukung Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Sebab, mereka memiliki visi melanjutkan kebijakan Jokowi.

"Jadi, saya bilang sama teman-teman saya, ya kita usung Pak Prabowo saja," ujarnya.

Namun, Luhut juga mengatakan akan mendukung Ganjar Pranowo jika membawa semangat meneruskan berbagai .

Baginya, kelanjutan demi kebaikan Indonesia. Ia pun mengklaim tak meminta jabatan dengan mendukung paslon tertentu.

"Ya, kalau tadi Pak Ganjar ini membawa, meneruskan program-program ini, menurut saya yes. Karena buat saya itu kebaikan Indonesia kok. Saya enggak ada urusan lain," kata politisi Golkar itu.

(Ann/)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait