Longsor Bandung Barat, 10 Orang Hilang, Tiga Ditemukan Meninggal
Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Operasi pencarian tim SAR gabungan membuahkan hasil, Selasa (26/3/2024).
Baca Juga : Longsor Bandung Barat Telan Korban, DPR Desak Basarnas Bergerak Cepat: Negara Jangan Lamban
Menurut data Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB, hingga sore korban hilang bertambah satu menjadi total 10 orang, di mana tiga diantaranya ditemukan meninggal dunia.
Baca Juga : Penyintas Bencana Tapteng Tolak Relokasi, Pemkab: Tidak kita Paksa
"Selain itu, dilaporkan juga terdapat dua warga yang mengalami luka berat," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangannya, malam.
Dilaporkan juga, sambung Muhari, sebanyak 142 kk atau 527 warga terdampak, masih mengungsi di dua titik yaitu di SDN Padakati dan GOR Cibenda. Tercatat kerugian materil sebanyak 30 unit rumah dan dua unit mushola terdampak.
Baca Juga : Jejak Narkoba Bongkar Markas CS Judi Online Kamboja di Bandung, Empat Operator Diciduk
"Terkait pemenuhan kebutuhan dasar, dapur umum dan pos kesehatan telah didirikan. Upaya ini dilakukan untuk dapat menunjang keperluan para warga terdampak yang masih berada di pengungsian," jelasnya.
Baca Juga : Update Longsor Bandung Barat: 17 Meninggal, 11 Jenazah Teridentifikasi
Muhari menyampaikan, upaya penanganan banjir dan tanah longsor di Kabupaten Bandung Barat terus di lakukan oleh BPBD Bandung Barat dan tim SAR gabungan. Lokasi kejadian terletak di dua Desa yaitu, Desa Sirnagalih dan Desa Cibenda di Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat.
"Tim SAR gabungan masih melakukan evakuasi dan pencarian korban hilang. Lokasi tebing yang cukup terjal menjadi tantangan tersendiri bagi tim dalam melakukan operasi pencarian," tandasnya.
Baca Juga : Gibran Tinjau Langsung Pengungsi Longsor di Cisarua Bandung Barat
Sementara itu, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dijadwalkan meninjau serta memberikan bantuan langsung untuk para warga yang terdampak. Kegiatan ini akan dilakukan Rabu (27/3/2024) sekitar pukul 09.00 WIB dilokasi pengungsian Desa Cibenda.
Kehadiran Kepala BNPB merupakan representatif dari Pemerintah Indonesia yang hadir ditengah masyarakat untuk memberikan upaya penanganan darurat bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di wilayah Bandung Barat.
(zie/nusantaraterkini.co)
