Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Langkah Peralihan Sandiaga Uno dalam Pemilu 2024 Belum Berbuah Baik

Editor:  Annisa
Reporter: Shakira
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Ketua Bappilu PPP Sandiaga Uno. (Foto: Republika/Nawir Arsyad Akbar)

Nusantaraterkini.co Sandiaga Uno yang menjabat sebagai Ketua Bappilu PPP belum berhasil membawa partainya melampaui ambang batas parlemen. Harapan baik Sandiaga Uno di Pemilu 2024 setelah pindah dari Partai Gerindra ke PPP ternyata belum terwujud. 

Melansir detikcom, Kamis (21/3/2024), Sandiaga resmi pamitan dengan Gerindra pada Minggu (23/4/2023), saat sebelumnya sempat menjadi kader Partai Gerindra.

Sandiaga ternyata beralih ke PPP, partai yang kini menjadi tempatnya bernaung. Peralihan Sandiaga ke PPP berjalan mulus lantaran saat berpamitan dengan Ketua Harian Gerindra Dasco, ia mengunjungi kediaman Wakil Ketua DPR RI tersebut, kemudian pamit secara baik-baik.

Baca Juga : Menparekraf Sandiaga Uno Tak Setuju "Study Tour" Ditiadakan

"Tadi juga saya sempet ngobrol tertutup sama Bang Dasco, saya sampaikan beberapa pemikiran sekaligus juga kalau ada kesalahan selama ini, mohon pamit. Mudah-mudahan tentunya di momen Lebaran ini terus pererat silaturahim, berjuang bersama," kata Sandiaga saat itu.

"Tadi juga sudah mohon pamit, mudah-mudahan di momen spesial ini di hari kedua Lebaran," imbuh Sandiaga.

Setelah Sandiaga bergabung dengan PPP. Pada Rabu (14/6/2023), Sandi resmi dikukuhkan sebagai kader PPP dan mendapat kartu tanda anggota (KTA) hingga jaket PPP.

Baca Juga : Jawaban Sandiaga Uno Ketika Diusung Maju di Pilkada Jakarta

Sandiaga saat itu, mempunyai asa untuk terpilih sebagai cawapres setelah PPP memutuskan dukungan capres ke politikus PDIP Ganjar Pranowo, berdasarkan hasil Rapimnas ke-5 partai berlambang Ka'bah tersebut.

Namun, bukan Sandiaga Uno yang akhirnya dipilih oleh Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri dan ketum-ketum partai pengusung Ganjar lainnya. Kandidat yang terpilih justru mantan menkopolhukam, Mahfud Md.

Kini pun, Sandiaga ternyata belum berhasil membawa PPP lolos ambang batas parlemen 4 persen. 

Baca Juga : Arsul Sani Bantah Tuduhan Ijazah Palsu, Pamerkan Dokumen Doktor dan Foto Wisuda

Berdasarkan rekapitulasi final KPU, pada Rabu (20/3/2024) kemarin, PPP hanya memperoleh 5.878.777 suara atau 3,87 persen dari suara sah nasional sebesar 151.796.630. Artinya, PPP tidak memenuhi ambang batas untuk lolos ke DPR sebesar 4%.

(Ann/Nusantaraterkini.co)
Sumber: detikcom