Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Kronologi Remaja 19 Tahun di Samosir Bunuh Diri Diduga Frustasi karena Orang Tua tak Sanggup Biayai Kuliah

Editor:  Feriansyah Nasution
Reporter: Junaidin Zai
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Ilustrasi. Tewas (Foto: iStockphoto)

Nusantaraterkini.co, MEDAN – Seorang remaja asal Kabupaten Toba berinisial KS (19), ditemukan tewas di aliran Sungai Lumban Manurung, Desa Bius Gu Barat, Kecamatan Parmaksian, pada Jumat (21/3/2025).

KS mengakhiri hidupnya diduga frustasi karena Orang tuanya tidak mampu membiayai uang kuliahnya.

“KS sebenarnya telah lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) di salah satu kampus negeri di Manado. Namun, orang tuanya tidak mampu membiayai kuliahnya, diduga KS frustasi karena itu,” ujar Kapolsek Porsea, AKP Daniel Aritonang, dalam keterangan tertulisnya.

Baca Juga : Cara Efektif Menghadapi Anak Tantrum, Bunda Wajib Tahu!

Awalnya, remaja laki-laki ini masih sempat mengobrol dengan ayahnya berinisial, MS (63) pada Rabu (19/3/2025) di tepi Sungai Lumban Manurung sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu, KS yang sedang duduk di tepi Sungai tersebut dibujuk oleh MS untuk pulang ke rumah. Namun KS menolaknya.

Setelah KS menolak ajakan ayahnya, MS kemudian pergi untuk membeli token listrik. Sesaat setelah kembali dari tempat pembelian token, KS tidak lagi terlihat di lokasi kejadian.

Merasa panik akan hal itu, MS bersama dengan warga setempat mencari keberadaan KS. Hingga warga kemudian membuka bendungan Sungai dan jasad KS muncul ke permukaan air yang tak jauh dari lokasi bendungan.

Baca Juga : Catatan KPAI: 60 Anak Dibunuh Orang Tuanya Sepanjang 2024

“Dugaan sementara, korban diduga mencebur ke Sungai sedalam tiga meter,” tutupnya.

(cw7/nusantaraterkini.co)