Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

KPK Undang Tiga Capres-cawapres 17 Januari Mendatang Paparkan Strategi Berantas Korupsi

Editor:  Rozie Winata
Reporter: Nanda Prayoga
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Gedung KPK. (Foto: Nanda Prayoga)

KPK Undang Tiga Capres-cawapres 17 Januari Mendatang Paparkan Strategi Berantas Korupsi 

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron mengatakan, KPK mengundang ketiga calon presiden-calon wakil presiden (capres-cawapres) untuk memaparkan strategi mereka dalam berantas korupsi.

Baca Juga : OTT KPP Banjarmasin, DPR Sentil ‘Lahan Basah’ Pajak yang Tak Pernah Kering

Pada awalnya, KPK mengundang ketiga capres-cawapres karena KPK ingin terus konsisten melakukan program Paku Integritas.

Baca Juga : KPK Ungkap Dugaan Suap Restitusi PPN Rp48,3 Miliar di KPP Madya Banjarmasin, Libatkan Pejabat Pajak dan Pihak Swasta

“Kami lakukan Paku Integritas untuk membekali supaya ketika jadi itu, kemudian tetap komit kepada janji-janji kampanyenya. Setelah terlantik, terpilih, kami lakukan juga program Paku Integritas di Gedung C1,” katanya dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta Selatan, dikutip Sabtu (13/1/2024).

Dalam undangan ini, ditegaskannya, muatannya bukan untuk mengajak ketiga capres-cawapres memperdebatkan tentang program pemberantasan korupsi.

Baca Juga : Soal Pembatalan Informasi Tertutup Dokumen Syarat Capres-Cawapres, Formappi: Komisioner KPU Ciut

“Kami hanya ingin menyampaikan peta potensi, tantangan, dan hambatan pemberantasan korupsi. Supaya kemudian, presiden ke depan adalah pemimpin pemberantasan korupsi Indonesia yang akan datang. Itu yang kami harapkan,” jelasnya.

Baca Juga : Hasil "Real Count" KPU Data 42,53 Persen: Anies 24,59 Persen, Prabowo 56,39 Persen, Ganjar 19,03 Persen

Sehingga, dia berharap, para capres-cawapres minimal akan memberikan rencana yang strategis, dari sekedar yang telah dijanjikan pada forum-forum sebelumnya. Adapun semuanya diharuskan berkomitmen akan pemberantasan korupsi.

“Pertama, saya akan berbicara tentang SPI, IPAC, IPK tentang struktur yang banyak pembatas korupsinya, pencegahannya,” tuturnya.

Karena, sambungnya, janji-janji presiden untuk mengantarkan Indonesia adil dan makmur, hanya akan tercapai kalau masing-masing capres-cawapres juga komitmen dengan pemberantasan korupsi.

Diketahui, undangan KPK kepada ketiga capres-cawapres diagendakan pada Rabu (17/1/2024) di Gedung Merah Putih KPK.

(mr6/nusantaraterkini.co)