Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Komoditas Pangan Mulai Naik, DPR Dorong Pemerintah Stabilkan Harga di Pasar Tradisional

Harga ayam, telur, dan cabai naik di pasar tradisional Jakarta. DPR mendorong pemerintah melakukan operasi pasar dan menjaga distribusi pangan.

Anggota Komisi IV DPR, Usman Husin meminta pemerintah melalui Kementerian Pertanian memperkuat pengawasan distribusi pangan dan menggelar operasi pasar untuk menjaga stabilitas harga sejumlah komoditas pangan yang mulai mengalami kenaikan di pasar tradisional, Jakarta, Jumat (28/8/2026). (Foto: Istimewa)
Anggota Komisi IV DPR, Usman Husin meminta pemerintah melalui Kementerian Pertanian memperkuat pengawasan distribusi pangan dan menggelar operasi pasar untuk menjaga stabilitas harga sejumlah komoditas pangan yang mulai mengalami kenaikan di pasar tradisional, Jakarta, Jumat (28/8/2026). (Foto: Istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, — Anggota Komisi IV meminta pemerintah melalui () segera mengambil langkah untuk menjaga stabilitas harga sejumlah komoditas yang mulai mengalami kenaikan di .

Usman mengatakan pemerintah perlu membentuk tim khusus untuk melakukan pemantauan sekaligus di sejumlah pasar tradisional. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan tetap terjangkau bagi masyarakat.

“Pemerintah harus membentuk tim untuk melakukan di pasar- untuk menstabilkan harga,” kata Usman kepada Nusantaraterkini.co, Jumat (28/8/2026).

Selain operasi pasar, pemerintah juga diminta memastikan proses distribusi pangan berjalan lancar. Menurutnya, keterbatasan pasokan di pasar dapat berdampak langsung terhadap komoditas pangan.

“Pemerintah harus memantau pendistribusian ke pasar agar berjalan lancar, karena keterbatasan pasokan pangan bisa berpengaruh terhadap harga jual,” ujar legislator dapil NTT ini.

Sebelumnya, sejumlah komoditas pangan seperti daging ayam, telur ayam, dan cabai merah mulai mengalami di pasar tradisional di , Jumat (28/8/2026).

Di Pasar Buncit, Jakarta Selatan, harga daging ayam mencapai Rp38 ribu per kilogram (kg), naik dari sebelumnya sekitar Rp35 ribu per kg. Pedagang menyebut kenaikan tersebut telah berlangsung sekitar satu bulan terakhir.

merah juga mengalami kenaikan menjadi sekitar Rp52 ribu per kg dari sebelumnya Rp50 ribu per kg. Sementara ayam saat ini mencapai Rp25 ribu per kg dan diperkirakan kembali naik menjadi Rp26 ribu per kg.

Kenaikan harga sejumlah komoditas tersebut disebut pedagang berasal dari pemasok. Namun, pedagang mengaku belum mengetahui secara pasti faktor yang menyebabkan harga komoditas pangan mengalami kenaikan, apakah akibat keterbatasan pasokan atau faktor lainnya.

“Dari pemasoknya memang naik,” ujar salah satu pedagang.

Di tengah kenaikan sejumlah komoditas, harga bawang justru mengalami penurunan sekitar 33,3 persen. Harga bawang yang sebelumnya berada di kisaran Rp60 ribu hingga Rp62 ribu per kg kini turun menjadi sekitar Rp40 ribu per kg.

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena fluktuasi dapat berdampak langsung terhadap daya beli masyarakat. Karena itu, pemerintah dinilai perlu memperkuat pengawasan distribusi dan memastikan ketersediaan pasokan di pasar agar gejolak harga dapat segera dikendalikan. 

(LS/Nusantaraterkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait