Komisi C DPRD Sumut Pastikan Petugas Berisiko Tinggi Dapat Perlindungan Asuransi, Klaim Warga Dikawal
Komisi C DPRD memastikan petugas Damkar dan Satpol PP mendapat perlindungan asuransi serta mengawal penyelesaian klaim warga yang sempat terhambat.
Nusantaraterkini.co,ย MEDAN โ Perlindungan terhadap petugas lapangan yang menghadapi risiko tinggi dalam menjalankan tugas menjadi perhatian Pemerintah Daerah bersama Komisi C DPRD Sumut. Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) disebut telah masuk dalam cakupan perlindungan asuransi jiwa daerah.
Ketua Komisi C DPRD, Rony Reynaldo Situmorang, menyampaikan hal tersebut saat ditemui wartawan, Rabu (16/9/2026).
Menurut Rony, skema perlindungan tersebut disiapkan untuk memberikan jaminan kepada petugas yang dalam pekerjaannya berhadapan langsung dengan potensi kecelakaan maupun risiko keselamatan lainnya.
โSudah mencakup risiko kecelakaan kerja tinggi. Untuk meng-cover semua itu,โ kata Rony.
Selain menyasar pekerja dengan risiko tinggi, perhatian pemerintah daerah juga diarahkan kepada masyarakat kurang mampu. Kelompok masyarakat yang berada dalam desil 1 dan kesulitan memperoleh perlindungan asuransi jiwa secara mandiri disebut mendapatkan fasilitas melalui program pemerintah.
Rony menjelaskan, skema tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memberikan perlindungan kepada masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi.
โEnggak, OJK tidak terlibat. Tapi berusaha untuk meng-cover masyarakat yang sulit mendapatkan asuransi jiwa,โ ujarnya.
Tak hanya memastikan cakupan perlindungan, Komisi C DPRD juga mengawal persoalan yang muncul dalam proses pembayaran klaim. Rony mengatakan, pihaknya menerima sejumlah masukan dari masyarakat terkait klaim yang mengalami keterlambatan.
Salah satu persoalan yang dicontohkannya berkaitan dengan hak ahli waris peserta yang telah meninggal dunia, tetapi pembayarannya sempat belum terealisasi.
Menurut Rony, Komisi C DPRD kemudian memfasilitasi persoalan tersebut agar kendala administrasi maupun proses pencairan dapat segera diselesaikan.
โKami melindungi masyarakat. Mereka ada masukan premium (premi), lama dibayarkan padahal sudah meninggal. Kami tolong mereka, langsung tuntas dan akan dibayarkan premiumnya,โ tegasnya.
Ia menambahkan, persoalan klaim tersebut dapat diselesaikan melalui satu kali pembahasan dalam rapat.
โPenyelesaian rapatnya sekali saja,โ pungkas Rony.
Komisi C DPRD pun menegaskan pentingnya memastikan program perlindungan asuransi tidak hanya tersedia bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga dapat direalisasikan ketika peserta atau ahli waris mengajukan hak sesuai ketentuan yang berlaku.
(Cw3/nusantaraterkini.co).
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
HUKUM DAN KRIMINALKapolri Bentuk Tim Khusus Usut Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Kabareskrim Jadi Komandan
hendra·13 menit yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALDemi Judi Online, Karyawan Maskapai Penerbangan Diduga Nekat Gelapkan Uang Perusahaan Rp689 Juta
hendra·47 menit yang lalu -
NEWSDPD Perkuat Perjuangan Aspirasi Daerah melalui Legislasi, Pengawasan dan Dialog Publik
hendra·59 menit yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALPerkelahian Berujung Maut, Cemburu dan Alkohol Picu Penembakan Pratu Ferischal
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALPratu Bintang Menangis di Persidangan, Baru Sadar Terdakwa Adalah Seniornya
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
NEWSKapolri Luncurkan I-GHAS 24/7, Perkuat Pengawasan Buronan Internasional di Perbatasan
hendra·1 jam yang lalu -
NEWS VIDEOHercules Rosario Sebut Penyadapan terhadap Presiden RI Masuk Tindakan Makar dan Pengkhianat Negara
2 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALTerdakwa Pengeroyokan Dituntut 2 Tahun, Ketua SPSI Tuding Jaksa Disuap
hendra·2 jam yang lalu -
NASIONALIsu Pengerahan 20 Ribu Prajurit ke Jakarta, Panglima TNI Ungkap 3 Level Siaga, Personel dan Alutsista Disiapkan
hendra·2 jam yang lalu -
NASIONALHercules: Penyadapan terhadap Presiden Adalah Tindakan Makar dan Pengkhianatan Negara
Rozie Winata·2 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan