Kasus ISPA di Sumsel Melonjak 15 Persen pada Agustus 2026, Palembang Tertinggi
Kasus ISPA di Sumsel mencapai 44.224 kasus pada Agustus 2026, naik 15,3 persen. Palembang mencatat kasus tertinggi di Sumsel.
Nusantaraterkini.co, PALEMBANG - Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumatera Selatan mencatat kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) melonjak menjadi 44.224 kasus pada Agustus 2026. Jumlah ini naik 15,3 persen atau bertambah 5.879 kasus dibandingkan pada Juli sebanyak 38.345 kasus.
“Kenaikan kasus pada Agustus menjadi perhatian karena sebelumnya jumlah ISPA justru mengalami tren penurunan,” ujar Kepala Bidang P2P Dinkes Sumsel Ira Primadesa, Kamis (10/9/2026).
Ira mengatakan jika lonjakan pada Agustus ini memutus tren penurunan yang sempat terjadi selama Mei hingga Juni. Pada April 2026 tercatat 43.503 kasus, lalu turun menjadi 36.395 kasus pada Mei, dan 36.294 kasus pada Juni. Memasuki Juli, angka kasus mulai naik menjadi 38.345 hingga puncaknya melonjak di bulan Agustus.
Kendati demikian, jumlah kasus pada Agustus 2026 masih lebih rendah dibandingkan periode yang sama di dua tahun sebelumnya, yakni 50.320 kasus pada Agustus 2025 dan 45.834 kasus pada Agustus 2024.
“Meski demikian, jumlah kasus Agustus 2026 masih lebih rendah dibandingkan periode yang sama pada dua tahun sebelumnya,” katanya.
Berdasarkan data akumulasi periode Januari hingga Agustus 2026, Kota Palembang menduduki posisi tertinggi di Sumsel dengan total 113.883 kasus. Posisi berikutnya disusul Muara Enim sebanyak 40.512 kasus, Musi Banyuasin 25.174 kasus, Banyuasin 19.728 kasus, dan Lahat 17.464 kasus.
Selain daerah tersebut, sejumlah wilayah lain juga mencatatkan angka yang cukup tinggi, seperti Musi Rawas sebanyak 17.068 kasus, Ogan Ilir 14.917 kasus, OKU Timur 16.446 kasus, Lubuk Linggau 14.538 kasus, dan OKI 14.391 kasus.
“Jika dibandingkan dengan periode sebelumnya, tidak semua wilayah mengalami kenaikan. Namun, beberapa daerah justru menunjukkan peningkatan kasus pada 2026,” ungkapnya.
Selain itu, lanjut dia, beberapa wilayah tercatat mengalami lonjakan signifikan dibanding tahun 2025, seperti Musi Rawas naik dari 13.300 kasus pada 2025 menjadi 17.068 kasus pada 2026.
Sementara itu, Ogan Ilir melonjak dari 4.079 kasus pada 2025 menjadi 14.917 kasus pada 2026, sedangkan Pagar Alam meroket tajam dari 636 kasus pada 2025 menjadi 4.437 kasus pada 2026.
Ira menjelaskan jika tingginya paparan asap karhutla beberapa waktu terakhir membuat grafik harian awal September 2026 tetap mengkhawatirkan.
Di Palembang, data harian mencatat 344 kasus pada 1 September, 336 kasus pada 2 September, 296 kasus pada 3 September, 280 kasus pada 4 September, 334 kasus pada 5 September, dan melonjak hingga 420 kasus pada 7 September.
Pada waktu yang sama, Musi Banyuasin juga mencatatkan 263 kasus harian, sementara Muara Enim menyentuh angka 230 kasus.
Melihat memburuknya kualitas udara, Dinkes Sumsel terus memperketat pemantauan di 17 kabupaten dan kota serta meminta warga beradaptasi dengan kondisi lingkungan.
"Masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk serta menggunakan masker saat harus beraktivitas di area yang terpapar asap," pungkasnya.
(Tia/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
HUKUM DAN KRIMINALBareskrim Tetapkan Mantan Kabag Monitoring Jadi Tersangka Baru Kasus Penyadapan Ilegal
hendra·11 menit yang lalu -
NEWSAbdul Fickar Desak Dugaan Penyadapan Presiden Diusut Tuntas: Bongkar Aktor di Baliknya!
hendra·36 menit yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALKapolri Bentuk Tim Khusus Usut Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Kabareskrim Jadi Komandan
hendra·1 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALDemi Judi Online, Karyawan Maskapai Penerbangan Diduga Nekat Gelapkan Uang Perusahaan Rp689 Juta
hendra·1 jam yang lalu -
NEWSDPD Perkuat Perjuangan Aspirasi Daerah melalui Legislasi, Pengawasan dan Dialog Publik
hendra·2 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALPerkelahian Berujung Maut, Cemburu dan Alkohol Picu Penembakan Pratu Ferischal
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALPratu Bintang Menangis di Persidangan, Baru Sadar Terdakwa Adalah Seniornya
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
NEWSKapolri Luncurkan I-GHAS 24/7, Perkuat Pengawasan Buronan Internasional di Perbatasan
hendra·2 jam yang lalu -
NEWS VIDEOHercules Rosario Sebut Penyadapan terhadap Presiden RI Masuk Tindakan Makar dan Pengkhianat Negara
3 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALTerdakwa Pengeroyokan Dituntut 2 Tahun, Ketua SPSI Tuding Jaksa Disuap
hendra·3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan