Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Karena Cemburu, Wanita Ini Tega Habisi Pacarnya

Editor:  Fadli Tara
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Ist

NUSANTARATERKINI.COSeorang wanita yang menabrak pacarnya hingga tewas karena cemburu, dia juga memiliki tato huruf A di lengannya.

Setelah wanita berusia 23 tahun itu menggunakan mobilnya untuk menabrak Ryan Watson, seorang teman lamanya mengatakan bahwa wanita tersebut bukanlah Alice Wood yang ia kenal sewaktu kecil.

"Alice tidak pernah menunjukkan tanda-tanda cemburu, marah ataupun kesal kepada wanita lain di pesta tersebut," ujar teman lamanya

Baca Juga : DPR Dukung Proyek Gentengnisasi Prabowo, Ingatkan Akuntabilitas dan Dampak ke UMKM

"Dia ramah dengan sebagian besar orang dan cukup pendiam, tetapi ketika dia berbicara, itu berarti sangat penting. Saya pikir itulah sebabnya mengapa hal ini tiba-tiba terjadi."

"Saya berbicara dengan semua orang yang mengenalnya, semuanya tak menyangka ini akan terjadi,"

"Dia adalah orang yang sangat cerdas, dan memiliki ambisi tinggi.” Ujar teman lamanya Wood.

Baca Juga : Dijadwalkan Digusur Hari Ini, Pedagang Pasar Sambas Sampaikan Aspirasi

"Di tahun pertamanya di sekolah menengah atas, ia diidentifikasi sebagai siswa berbakat, mendapatkan tiga nilai A berturut-turut di kelas favoritnya, dan menjadi salah satu dari sedikit siswa yang berhasil mencapai tahap seleksi akhir di Oxford"

Pada hari Selasa, juri di Chester Crown Court memutuskan bahwa alumni mahasiswa filsafat Universitas Manchester itu dinyatakan bersalah atas pembunuhan terhadap pacarnya.

Jaksa penuntut Andrew Ford KC menyebutkan bahwa korban adalah seorang pegawai badan amal bernama Ryan, 24 tahun, yang merupakan tamu untuk meramaikan pesta ulang tahun di Hanley pada bulan Mei lalu.

Baca Juga : Pilih Bertahan di Eropa, Ole Romeny Tolak Tawaran Gabung Persib Bandung

"Ryan adalah seorang tamu di sebuah pesta dan tertangkap kamera sedang bersenang-senang, hingga ia kehilangan kesabaran dan berkelahi dengan pacarnya," ujar Jaksa penuntut.

Setelah sidang pengadilan, Ryan dinyatakan meninggal karena mengalami sesak napas akibat himpitan mobil yang dikendarai oleh Wood dan menabraknya dengan kecepatan hampir dua hingga tiga kali lipat dari aturan batas minimal mengemudi.

"Orang yang paling dipercaya Ryan adalah orang yang merenggut nyawanya dengan cara yang amat kejam," ujar keluarga korban

Baca Juga : Kalahkan Wolves 2-1, Mikel Arteta Akui Arsenal Sempat Tampil Mengecewakan di Babak Pertama

"Saya hidup dalam mimpi buruk karena mengetahui saat-saat terakhir putra saya begitu tragis," tambahnya  

(*/nusantaraterkini.co)