Jual Narkoba Lewat Instagram, Polda Metro Jaya Tangkap 3 Pengedar yang Bidik Remaja
Polda Metro Jaya menangkap tiga pengedar narkoba yang memanfaatkan Instagram untuk menjual tembakau sintetis, sabu, ganja, dan ekstasi.
Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya membongkar jaringan peredaran narkotika yang memanfaatkan media sosial Instagram sebagai sarana transaksi. Dalam operasi tersebut, polisi menangkap tiga tersangka berinisial AL, RJ, dan AN yang diduga mengedarkan berbagai jenis narkoba dengan sasaran utama kalangan remaja.
Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Kompol Indah Hartantiningrum, menjelaskan pengungkapan ini merupakan hasil pengembangan dari dua kasus berbeda yang terjadi di wilayah Jakarta Barat dan Kota Tangerang.
Menurut Indah, petugas berhasil mengamankan tiga tersangka beserta barang bukti berupa sabu, ganja, ekstasi, dan tembakau sintetis dalam jumlah cukup besar.
"Kasus ini bermula dari informasi masyarakat mengenai dugaan penyalahgunaan narkotika di kawasan Kalideres, Jakarta Barat. Menindaklanjuti laporan tersebut, polisi menangkap RJ dan menemukan puluhan paket tembakau sintetis yang telah dikemas untuk diedarkan," ujarnya, Senin (6/7/2026).
Dari hasil pemeriksaan, RJ mengaku memperoleh barang haram itu dari AN. Polisi kemudian melakukan pengembangan hingga berhasil menangkap AN di kediamannya. Di lokasi tersebut, petugas kembali menemukan puluhan paket tembakau sintetis siap edar serta telepon genggam yang diduga digunakan untuk aktivitas transaksi.
Penyelidikan lebih lanjut mengungkap bahwa para pelaku memanfaatkan akun Instagram sebagai media promosi dan komunikasi dengan calon pembeli. Setelah transaksi disepakati, barang kemudian didistribusikan menggunakan metode "tempel" di sejumlah lokasi di wilayah Jakarta Barat.
"Modus operandi para pelaku adalah memanfaatkan akun media sosial Instagram untuk menjalankan aksinya dengan target berbagai kalangan, terutama anak-anak remaja," pungkas Indah.
Dalam pengungkapan tersebut, polisi menyita 98 klip tembakau sintetis dengan berat total 142,07 gram yang telah dikemas siap edar, serta sejumlah telepon genggam yang diduga menjadi alat komunikasi dalam jaringan peredaran narkoba tersebut.
Sementara itu, pada pengungkapan terpisah di kawasan Benda, Kota Tangerang, petugas menangkap tersangka AL. Dari rumahnya, polisi menemukan barang bukti berupa 72,76 gram sabu, 44,85 gram ganja, lima butir ekstasi, serta sejumlah alat yang diduga digunakan untuk penyalahgunaan narkotika.
Seluruh tersangka kini diamankan di Polda Metro Jaya untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Polisi juga masih mengembangkan kasus ini guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat dalam peredaran narkotika melalui media sosial.
(Dra/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
HUKUM DAN KRIMINALBareskrim Tetapkan Mantan Kabag Monitoring Jadi Tersangka Baru Kasus Penyadapan Ilegal
hendra·11 menit yang lalu -
NEWSAbdul Fickar Desak Dugaan Penyadapan Presiden Diusut Tuntas: Bongkar Aktor di Baliknya!
hendra·36 menit yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALKapolri Bentuk Tim Khusus Usut Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Kabareskrim Jadi Komandan
hendra·1 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALDemi Judi Online, Karyawan Maskapai Penerbangan Diduga Nekat Gelapkan Uang Perusahaan Rp689 Juta
hendra·1 jam yang lalu -
NEWSDPD Perkuat Perjuangan Aspirasi Daerah melalui Legislasi, Pengawasan dan Dialog Publik
hendra·2 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALPerkelahian Berujung Maut, Cemburu dan Alkohol Picu Penembakan Pratu Ferischal
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALPratu Bintang Menangis di Persidangan, Baru Sadar Terdakwa Adalah Seniornya
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
NEWSKapolri Luncurkan I-GHAS 24/7, Perkuat Pengawasan Buronan Internasional di Perbatasan
hendra·2 jam yang lalu -
NEWS VIDEOHercules Rosario Sebut Penyadapan terhadap Presiden RI Masuk Tindakan Makar dan Pengkhianat Negara
3 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALTerdakwa Pengeroyokan Dituntut 2 Tahun, Ketua SPSI Tuding Jaksa Disuap
hendra·3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan