Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

JS Khairen Bagikan Rahasia Sukses Menulis, Ratusan Peserta Terkesan dan Termotivasi

Editor:  Feriansyah Nasution
Reporter: Elvirida Lady Angel Purba
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
JS Khairen menghadiri acara dalam rangka UMSU Press X Gramedia

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Auditorium Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) dipenuhi oleh antusiasme tinggi dalam acara "Satu Hari Bersama JS Khairen" pada Senin (14/10/2024). 

Penulis milenial JS Khairen, yang baru saja meraih dua penghargaan bergengsi, sukses memikat hati ratusan peserta yang haus akan inspirasi literasi. Acara yang merupakan kolaborasi antara UMSU Press dan Gramedia ini gratis dan terbuka untuk umum, menarik minat kalangan muda dan pencinta buku.

JS Khairen, penulis buku "Bukan Sarjana Kertas" dan "Dompet Ayah Sepatu Ibu", yang segera akan diadaptasi ke layar lebar, berbagi pengalaman berharga tentang proses kreatifnya. Dalam sesi ini, ia membagikan sepuluh kunci sukses menjadi penulis. 

Baca Juga : Kado Hari Santri: Presiden Setujui Pembentukan Ditjen Pesantren

"Sembilan langkah pertama adalah rajin membaca, dan yang terakhir, jangan lupa rajin riset," ungkap Khairen dengan candaan yang berhasil membuat suasana semakin hangat.

Salah satu peserta, Andini, seorang pencinta buku yang hadir di seminar, merasa sangat terinspirasi oleh motivasi yang diberikan. 

"Mendengar langsung perjalanan JS Khairen membuat saya semakin bersemangat untuk mewujudkan impian menjadi penulis," ujarnya dengan penuh semangat.

Baca Juga : Ratusan Ribu Anak Tidak Sekolah, Legislator Dukung Pemerintah Gencarkan Sekolah Rakyat

Di sepanjang seminar, JS Khairen tak hanya berbagi tips, namun juga mengungkapkan cerita di balik novelnya, "Dompet Ayah Sepatu Ibu", yang telah menyelamatkan banyak jiwa. Beberapa pembaca bahkan mengaku bahwa setelah membaca novelnya, mereka batal bercerai atau mengurungkan niat bunuh diri. 

"Inilah yang membuat menulis begitu penting bagi saya. Apa yang kita tulis bisa berdampak besar pada hidup orang lain," tuturnya penuh empati.

Khairen juga menekankan bahwa tidak ada ritual khusus untuk menjadi penulis. 

Baca Juga : Senator Filep Dukung Langkah Mendikdasmen Evaluasi Penempatan Guru PPPK yang Tak Merata

"Saya hanya buka laptop dan mulai mengetik. Banyak orang punya ide, tetapi sayangnya ide-ide itu hanya tertahan di pikiran," tambahnya, mengingatkan peserta untuk tidak takut memulai.

 Ia juga menyebut bahwa kesuksesan tidak datang instan baru setelah novel ketujuh, namanya mulai dikenal luas.

Seminar ini menjadi ajang pertemuan Khairen dengan banyak orang baru, termasuk dosen dan penggemar yang ia kenal lewat Instagram. 

Baca Juga : Lumpur Setebal 1,5 Meter, SMA Santo Fransiskus Pandan Tapteng Bersih-bersih Mandiri Pakai Alat Berat

Melalui acara ini, JS Khairen berhasil menginspirasi generasi muda untuk terus berkarya dan menulis, meski harus menghadapi kesunyian dalam perjalanan seorang penulis.

Bagi Andini dan ratusan peserta lainnya, pengalaman ini tidak hanya memberikan wawasan baru, tetapi juga mengobarkan semangat untuk terus mengasah kemampuan menulis mereka. 

"Ini adalah kesempatan luar biasa, dan saya yakin acara ini akan memberi dampak positif pada dunia literasi," tutup Andini. 

Baca Juga : UKT Dibatalkan, Cak Imin: Pemerintah Harus Hadirkan Pendidikan yang Bagus, Terjangkau dan Murah

(cw9/nusantaraterkini.co)