Nusantaraterkini.co, BINJAI – Tradisi Punggahan yang berlangsung Rabu (18/2/2026), sehari sebelum Ramadan, membawa dampak pada lonjakan harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional di Kota Binjai. Harga daging sapi terpantau merangkak naik hingga Rp150.000 per kilogram.
Kenaikan harga ini terlihat di tiga pasar utama, yakni Pasar Kebun Lada, Pasar Tavip, dan Pasar Brahrang. Meski mengalami kenaikan Rp20.000 dari harga normal Rp130.000 per kilogram, minat pembeli tetap tinggi.
Yuni, warga Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Binjai Utara, mengaku sudah menjadi tradisi keluarganya memasak daging lembu saat sahur pertama Ramadan.
Baca Juga : RS Adam Malik Rayakan HUT Kemerdekaan Ke-79 dengan Pakaian Adat dan Lomba Tradisional
“Memang tiap tahun begitu, puasa pertama biasanya masak dendeng. Walau sekarang Rp150.000 per kilo, insya Allah ada rezekinya,” ujarnya sambil tersenyum.
Ia menyebut kenaikan harga bukan hal baru menjelang Ramadan. Namun karena hanya dikonsumsi sesekali, ia tetap membeli satu kilogram daging has untuk keluarganya yang berjumlah empat orang.
Sementara itu, seorang pedagang yang akrab disapa Bang Kumis mengatakan, lonjakan harga dipicu meningkatnya permintaan masyarakat menjelang Ramadan.
Baca Juga : Protes Keberadaan Diskotek Blue Sky di Bahorok Langkat, Warga : Polisi dan Pemkab Kemana
“Permintaan naik karena banyak yang persiapan sahur dan berbuka. Biasanya memang begini tiap mau puasa,” katanya.
Pedagang memperkirakan harga daging lembu masih akan bertahan di kisaran Rp150.000 per kilogram dalam beberapa hari ke depan.
Tak hanya daging lembu, sejumlah komoditas lain juga mengalami penyesuaian harga. Tomat dijual Rp10.000 hingga Rp18.000 per kilogram. Daging ayam berada di kisaran Rp46.000–Rp48.000 per kilogram.
Baca Juga : Anggota DPRD Tapteng Famoni Gulo, Apresiasi Pangdam I/BB Mayor Jenderal Rio Firdianto Atas Pelantikan SPPI
Namun, ada pula komoditas yang justru turun harga. Cabai merah keriting kini dijual Rp30.000–Rp35.000 per kilogram, sedangkan cabai rawit hijau berada di kisaran Rp22.000–Rp30.000 per kilogram.
Pemerintah memastikan ketersediaan stok bahan pokok selama Ramadan tetap aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.
(Dra/nusantaraterkini.co).
