Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Jelang Idul Adha Harga Sembako Naik, Ini Kata Peneliti

Editor:  Rozie Winata
Reporter: Luki Setiawan
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Ilustrasi sembako di pasar. (Foto: istimewa)

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Sepekan menjelang Hari Raya Idul Adha sebagian besar harga kebutuhan pokok masih cenderung stabil. Namum terdapat kenaikan terhadap beberapa bahan pokok.

Merespon hal tersebut, Peneliti Core Indonesia Abdul Ishak Razak mengungkapkan, ada beberapa faktor antara lain, permintaan terhadap sembako memang cenderung meningkat signifikan pada setiap masa-masa festival keagamaan, seperti Idul Adha.

Baca Juga : Bangun Budaya Kerja Sehat, Lapas Cipinang Gelar Pemeriksaan Kesehatan Pasca Idul Adha

Di sisi lain, pasokan tidak mengalami penyesuaian secara cepat karena inefisiensi dalam distribusi dan logistik dari pusat-pusat produksi.

Baca Juga : Cerita Ibu Muda Asal Siantar Liburan Idul Adha di Negeri Seberang: Vibesnya Biasa Aja

Selain itu, lanjut Ishak Razak, para pedagang memanfaatkan momen menjelang hari raya untuk menaikkan harga.

"Peran Pemerintah juga relatif lemah di dalam mengantisipasi kenaikan harga. Padahal semestinya hal ini sudah bisa diperkirakan jauh-jauh hari setiap kali menjelang masa-masa festival keagamaan, seperti Idul Fitri dan Idul Adha," katanya kepada Nusantaraterkini.co, Kamis (13/6/2024).

Baca Juga : Krisis BBM di Padangsidimpuan, Pedagang Kecil Mengeluh

"Terlebih, kenaikan ini tentu saja akan menggerus daya beli masyarakat  akibat peningkatan inflasi pangan, di tengah pendapatan yang relatif stagnan," tambahnya.

Baca Juga : Komisi VI Desak Kemendag Gerak Cepat Kendalikan Harga Sembako

Oleh karena itu, Ishak Razak berharap, Pemerintah perlu memperbaiki kualitas infrastruktur transportasi terutama dari pedesaan yang menjadi lumbung pangan serta mendorong peningkatan kualitas penyimpanan di sentra-sentra produksi, seperti bawang merah, cabai, dan sebagainya. Serta memperbaiki mekanisme distribusi dari pusat produksi ke pasar.

"Memperkuat peran Bulog untuk mengamankan ketersediaan stok pangan yang strategis, sehingga dapat menjadi buffer intervensi ketika terjadi kekurangan pasokan Pemerintah perlu memperbaiki perencanaan jangka panjang untuk memastikan ketersediaan pasokan bahan makanan menjelang masa-masa perayaan keagamaan," tegasnya.

Baca Juga : Upaya Jaga Stabilitas Harga Pangan: Wali Kota Rico Waas Sidak Pasar dan Gelar Pasar Murah

(cw1/nusantaraterkini.co)