Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Jamin Arus Mudik 2026 Bebas Hambatan, Hutama Karya Batasi Operasional Truk Logistik di JTTS

PT Hutama Karya (Persero) mulai menerapkan pembatasan operasional angkutan barang di sejumlah ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) mulai 13 Maret

Kondisi Gerbang Tol Kayu Agung, Senin (9/3/2026). (Foto: HK)
Kondisi Gerbang Tol Kayu Agung, Senin (9/3/2026). (Foto: HK)
A A

Nusantaraterkini.co, PALEMBANG — PT Hutama Karya (Persero) mulai di sejumlah () mulai 13 Maret hingga 29 Maret 2026 guna dan serta balik Lebaran.

Kebijakan ini merujuk pada Surat Keputusan Bersama (SKB) antara Kementerian Perhubungan, Korlantas Polri, dan Kementerian Pekerjaan Umum.

Ruas tol yang terdampak pembatasan di antaranya adalah Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung, Tol Pekanbaru–Dumai, serta Tol Betung–Tempino–Jambi segmen Bayung Lencir–Simpang Ness.

“Penerapan pembatasan ini merupakan bentuk dukungan Hutama Karya terhadap kebijakan pemerintah untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan selama periode mudik dan balik,” ujar Plh. Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, dalam keterangan tertulis yang diterima, Senin (9/3/2026).

Kendaraan yang dilarang melintas meliputi mobil barang dengan tiga sumbu atau lebih, kereta tempelan, gandengan, serta angkutan hasil tambang dan bangunan.

Namun, pengecualian diberikan bagi angkutan bahan pokok, BBM/BBG, pupuk, dan hantaran bencana alam, dengan syarat menyertakan surat muatan resmi yang ditempel pada kaca depan kendaraan.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan menjelaskan jika pengaturan ini sangat diperlukan mengingat prediksi lonjakan pergerakan masyarakat yang signifikan seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Fokus utama pemerintah adalah menekan angka kecelakaan dan kemacetan di jalur logistik utama. Seperti angkutan Lebaran tahun lalu, diprediksi akan ada lonjakan pergerakan masyarakat. Untuk menjaga kelancaran lalu lintas serta meningkatkan aspek keselamatan jalan, perlu ada pengaturan pada kendaraan-kendaraan logistik,” jelasnya.

Pihaknya mengimbau para sopir angkutan barang untuk mematuhi jadwal pembatasan ini agar tidak terjadi penumpukan di gerbang tol.

Sosialisasi masif terus dilakukan melalui media sosial dan radio agar informasi ini sampai kepada para pengusaha angkutan sebelum memasuki ruas tol.

“Kami meminta seluruh pengguna jalan tol untuk memahami dan mematuhi kebijakan ini demi kelancaran bersama. Apabila terdapat keadaan darurat, segera lapor ke Call Centre masing-masing ruas tol,” pungkasnya. 

(Tia/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait