Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

IRMKM Kecamatan Munte Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Karo

Editor:  Fadli Tara
Reporter: Junaidi Zai
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
IRMKM memberikan bantuan kepada korban banjir bandang, di Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut), pada Rabu (16/10/2024) sore. (Foto: ist).

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Ikatan Remaja Masjid Se-kecamatan Munte (IRMKM), memberikan bantuan kepada korban banjir bandang, di Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut), pada Rabu (16/10/2024) sore.

Pembina IRMKM, Eka Hetriansyah mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk rasa kepedulian anak Remaja Masjid yang berada di Kecamatan Munte terhadap para korban.

Baca Juga : Berikan Bantuan ke Korban Bencana, Pemkab Madina Ucapkan Terimakasih ke PT. Sorikmas Mining

"Alhamdulillah bisa membawa sejumlah sembako, pakaian layak pakai, dan jajanan untuk anak-anak," ucapnya, Kamis (17/10/2024).

Baca Juga : Pertamina Pastikan Distribusi Energi dan Bantuan Kemanusiaan di Wilayah Terdampak Bencana Terus Berjalan

Selanjutnya, Eka mengatakan bantuan tersebut disalurkan melalui posko pengungsian yang berada di SD Negeri 040555, Kecamatan Juhar, Kabupaten Karo.

"Kami berharap, adanya sedikit bantuan dari Remaja Masjid ini dapat meringankan sedikit beban para korban," ucapnya.

Baca Juga : Kafe di Langkat Didemo Pemuda dan Remaja Masjid, Kerap Dijadikan Tempat Prostitusi dan Peredaran Narkoba

"Dan semoga, kedepannya banyak kerabata kita diluar sana yang bisa menyisihkan rezekinya untuk membantu saudara kita yang saat ini menjadi korban," sambungnya.

Baca Juga : DPR: Kepentingan Strategis Nasional Tak Boleh Dijadikan Tameng untuk Korbankan Hutan

Diketahui, banjir bandang dan longsor di Karo terjadi beberapa kali sejak, Jumat 11 Oktober malam hingga, Sabtu 12 Oktober dini hari.

Akibatnya sembilan rumah rusak berat. Sebanyak 173 warga juga mengungsi karena takut terjadi banjir bandang dan longsor susulan.

Baca Juga : Misi Penyelamatan, Masinton Pasaribu Dorong Relokasi Warga Korban Longsor Sitahuis di Zona Merah ke Huntap

Terdapat 5 desa yang terdampak banjir dan longsor itu, yakni Desa Ketawaren, Lau Lingga, Kidupen, Naga, dan Buluh Pancur.

Akses jalan, listrik, dan komunikasi ke area tersebut sempat terputus. Sedikitnya ada enam titik jalan yang ambles atau tertimbun material longsor.

(Cw7/Nusantaraterkini.co)