Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

IRGC Desak Israel Hentikan Serangan ke Lebanon, Ancam Respons Jika Beirut Diserang

IRGC menuntut Israel hentikan serangan ke Lebanon dan tarik pasukannya. Iran ancam akan merespons jika Beirut diserang

Foto yang diabadikan pada 2 Juni 2026 ini memperlihatkan para petugas penyelamat bekerja di antara reruntuhan bangunan hunian pascaserangan udara Israel di Tyre, Lebanon selatan. (Foto: Xinhua/Ali Hashisho)
Foto yang diabadikan pada 2 Juni 2026 ini memperlihatkan para petugas penyelamat bekerja di antara reruntuhan bangunan hunian pascaserangan udara Israel di Tyre, Lebanon selatan. (Foto: Xinhua/Ali Hashisho)
A A

Nusantaraterkini.co, TEHERAN - Korps Garda Revolusi Islam (Islamic Revolutionary Guard Corps/) pada Kamis (4/6/2026) mengatakan harus segera menghentikan serangannya terhadap rakyat dan menarik pasukannya dari wilayah Lebanon yang diduduki.

Dalam pernyataan yang dimuat di media resmi mereka, Sepah News, IRGC kembali menegaskan, syarat utama Iran untuk menerima yang dicapai pada 8 April dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel adalah diberlakukannya gencatan senjata secara menyeluruh di semua front, termasuk di Lebanon.

Dalam wawancara yang disiarkan oleh badan penyiaran Lebanon, Al Mayadeen, pada Rabu (3/6/2026), Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi memperingatkan bahwa Iran akan memberikan respons jika Israel menyerang .

Dia mengatakan Teheran telah menginformasikan kepada semua pihak bahwa tidak akan menoleransi serangan terhadap ibu kota tersebut dan langkah semacam itu dapat memicu kembali pecahnya perang.

Perkembangan itu terjadi ketika Israel dan kembali saling melancarkan serangan pada Kamis, meskipun Israel dan Lebanon pada Rabu sepakat menerapkan gencatan senjata menyusul perundingan trilateral yang berlangsung di Washington.

tersebut bergantung pada penghentian sepenuhnya serangan yang dilakukan serta penarikan seluruh anggotanya dari wilayah di selatan Sungai Litani.

Sebelumnya pada Kamis, pemimpin Hizbullah Naim Qassem mengungkapkan bahwa perlawanan terhadap akan terus berlanjut dan permukiman-permukiman Israel akan tetap tidak aman selama pendudukan Israel dan serangan terhadap wilayah Lebanon terus berlangsung.

(*/nusantaraterkini.co) 

Sumber: Xinhua

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait