Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Iran Ancam Perang Habis-habisan Jika AS Berani Serang Ali Khamenei

Editor:  Rozie Winata
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menghadiri konferensi pers di Teheran, Iran, pada 16 September 2024. (Foto: Xinhua/Shadati)

Nusantaraterkini.co, TEHERAN - Presiden Iran Masoud Pezeshkian pada Minggu (18/1/2026) memperingatkan, setiap serangan terhadap Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei akan dianggap sebagai deklarasi perang habis-habisan terhadap bangsa Iran. 

Hal ini dikatakannya, menyusul pertukaran retorika yang tajam dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Pernyataan Pezeshkian yang diunggah melalui platform media sosial X itu disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan setelah Trump mengatakan kepada Politico pada Sabtu (17/1/2026) bahwa sudah saatnya mencari kepemimpinan baru di Iran.

Baca Juga : 5.000 Orang Dilaporkan Tewas dalam Gelombang Demonstrasi Berdarah di Iran

"Setiap serangan terhadap pemimpin besar kami akan sama dengan perang habis-habisan terhadap bangsa Iran," tulis Pezeshkian.

Presiden Iran tersebut juga menyalahkan Washington atas kesulitan ekonomi yang dihadapi negaranya. Dia menyebut permusuhan yang telah berlangsung lama serta sanksi tidak manusiawi yang dijatuhkan oleh Amerika Serikat dan para sekutunya sebagai penyebab utama penderitaan rakyat Iran.

Baca Juga : Iran Pulihkan Akses Internet dan Layanan SMS Usai Pemadaman Nasional

Ketegangan diplomatik semakin meningkat sebelumnya pada Sabtu ketika Khamenei menyebut Trump sebagai seorang penjahat dan menudingnya bertanggung jawab atas korban jiwa serta kerusakan yang terjadi selama periode kerusuhan dalam negeri baru-baru ini di Iran.

Hubungan antara Teheran dan Washington masih tegang sejak Trump kembali ke Gedung Putih, ditandai dengan kelanjutan kebijakan tekanan maksimum serta seringnya konfrontasi verbal antara kepemimpinan kedua negara tersebut.

(*/nusantaraterkini.co) 

Sumber: Xinhua