Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Presiden Brasil Lula da Silva Tuduh Trump Berupaya Ciptakan PBB Baru dan jadi Pemilik Tunggal

Presiden Brasil Lula kritik keras Donald Trump yang dituduh ingin kuasai PBB baru dan rusak multilateralisme

Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva (depan) berbicara dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Para Kepala Negara Pasar Bersama Selatan (Mercosur) ke-67 di Foz do Iguacu, Brasil, pada 20 Desember 2025. (Foto: Xinhua/Lucio Tavora)
Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva (depan) berbicara dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Para Kepala Negara Pasar Bersama Selatan (Mercosur) ke-67 di Foz do Iguacu, Brasil, pada 20 Desember 2025. (Foto: Xinhua/Lucio Tavora)
A A

Nusantaraterkini.co, BRASILIA - Presiden Luiz Inacio Lula da Silva pada Jumat (23/1/2026) mengatakan Presiden berupaya menciptakan Perserikatan Bangsa-Bangsa () baru dan menjadi pemilik tunggalnya.

"Presiden Trump mengusulkan untuk menciptakan baru dan dia menjadi pemilik tunggal PBB itu," ujar Lula dalam sebuah acara yang diselenggarakan oleh Gerakan Pekerja Pedesaan Tak Bertanah (Landless Rural Workers Movement) di Negara Bagian Bahia, timur laut.

Lula menuturkan, dunia sedang menghadapi momen politik yang sangat kritis, dengan disingkirkan demi unilateralisme, seraya menambahkan bahwa "siapa yang terkuat" semakin membentuk dan Piagam PBB sedang "dikoyak".

Lula mengatakan dirinya mengintensifkan kontak diplomatik dalam beberapa pekan terakhir untuk membantu membangun respons internasional guna memperkuat , seraya menyebutkan pembicaraan dengan pemimpin Rusia, China, India, Hongaria, dan Meksiko.

Menurutnya, tujuannya adalah untuk menjajaki kemungkinan digelarnya pertemuan internasional guna menegaskan kembali komitmen terhadap multilateralisme dan mencegah "kekuatan senjata dan intoleransi dari negara mana pun di dunia" untuk menang.

(*/nusantaraterkini.co) 

Sumber: Xinhua

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait